Berita Terkini : Anies Baswedan Bantah Buat Meme Belum Sunat Tak Boleh Nyagub !

0
1455
Meme Belum Sunat Tak Boleh Nyagub
Copyright©okterus

Berita Terkini : Anies Baswedan Bantah Buat Meme Belum Sunat Tak Boleh Nyagub !

Indowarta.com– Gambar Meme “Jadi Gubernur Harus Sunat” ini sempat meramaikan media sosial Fb. pasalnya gambar tersebut muncul di dalam fanpage Anies Baswedan Sandiaga Uno. Pihak Anies Baswedan sendiri telah menegaskan bahwa meme itu tidak dibuat oleh timnya. Selain itu Fanpage tersebu juga bukan merupakan fanpage resmi.

Meme tersebut menggambarkan seorang anak kecil dengan seorang ibu guru. Di dalam gambar meme tersebut, ibu guru terlihat sedang menasehati sang anak. Namun di dalam gambar tersebut juga terdapat tulisan “EIITT… BELUM SUNAT, GAK BOLEH NYALON GUBERNUR.”.

Anies sendiri juga telah menegaskan bahwa yang membuat meme tersebut bukanlah dari timnya. Sambil bercerita bahwa dirinya mendapatkan informasi soal tulisan Ade Armando yang telah mengkritik dirinya terkait dengan meme tersebut, Anies juga memberikan penjelasan. Ade telah menganggap bahwa tim Anies Sandiaga ini telah menyinggung soal SARA di dalam kampanye yang dilakukan.

Melalui pernyataan tertulisnya, Anies menyebutkan bahwa di dalam tulisan tersbeut pula Mas Ade Armando menulis dengan nada keras beberapa hal terkait dengan Anies dan timnya. Pernyataan Anies ini dibuat pada hari Selasa 4 Oktober 2016.

Setelah itu Ade telah coba dihubungi oleh Anies melalui telepon dan juga pesan singkat. Pada pagi tadi, akhirnya Ade dan juga Anies telah melakukan perbincangan. Anies pun telah menjelaskan tentang Meme Belum Sunat Tak Boleh Nyagub setelah dirinya memastikan bahwa tulisan keras tersebut benar ditulis oleh Ade.

Meme Belum Sunat Tak Boleh Nyagub
Copyright©facebook

Anies mengatakan “Saya ceritakan pada Mas Ade via telepon tadi bahwa akhir-akhir ini muncul akun-akun menggunakan nama Anies-Sandi padahal itu bukan dibuat oleh kami dan ataupun tim. Termasuk fanpage yang dirujuk oleh Mas Ade, fanpage tersebut BUKAN fanpage resmi kandidat Anies-Sandi,”.

Berikut adalah penjelasan yang telah dibuat oleh Anies Baswedan :

Baru-baru ini saya mendapat informasi tentang tulisan Mas Ade Armando di situs Madina terkait sebuah fanpage Facebook yang mengatasnamakan Anies-Sandi dan menyebarkan posting dan meme yang bersifat penghinaan dan menyinggung SARA. Dalam tulisan itu pula Mas Ade Armando menulis dengan nada keras beberapa hal terkait saya dan tim.

Sejak kemarin saya menelpon dan berkirim sms ke Mas Ade. Alhamdulillah akhirnya tadi pagi kami tersambung dan bicara. Saya merasa inilah etika yang harus dijaga, saya pastikan dulu bahwa tulisan itu benar dari Mas Ade.

Saya percaya bahwa komunikasi langsung adalah cara terbaik, apalagi kami kenal baik. Terlalu banyak kejadian perenggang hubungan karena tak jalankan komunikasi tapi hanya berekspresi secara sepihak. Komunikasi menandakan ada pertukaran informasi, sementara ekspresi sekadar mengungkapkan, baik informasi, rasa atupun ide.

Saya ceritakan pada Mas Ade via telepon tadi bahwa akhir-akhir ini muncul akun-akun menggunakan nama Anies-Sandi padahal itu bukan dibuat oleh kami dan ataupun tim. Termasuk fanpage yang dirujuk oleh Mas Ade, fanpage tersebut BUKAN fanpage resmi kandidat Anies-Sandi.

Saya juga menyampaikan harapan bahwa Bung Ade Armando dan kita semua melakukan langkah mendasar sebelum begitu bersemangat mengomentari dan menyebarkan sebuah informasi, yaitu dengan mengecek kebenaran informasi dan kesahihan.

Pada era informasi yang begitu deras dan simpang siur, kehati-hatian dalam menilai dan menyebarkan sebuah informasi perlu kita pegang erat. Dalam waktu sangat dekat, kami akan mengumumkan seluruh situs, kanal dan akun media sosial resmi tim Anies-Sandi.

Dalam pembicaraan tadi pagi, Mas Ade Armando juga menyampaikan bahwa beliau pun sebenarnya belum yakin bahwa tulisan itu dari akun resmi kita, sayangnya beliau tidak mengecek dulu sebelum menulis. Tapi sudah lah, itu sudah terjadi. Yang penting sekarang beliau memahami penjelasan itu dan akan melakukan klarifikasi terhadap tulisannya. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi, bahwa Mas Ade tetap figur objektif dan fair seperti yang saya kenal selama ini.

Sederhana sekali sebenarnya, banyak potensi keretakan bisa dicegah jika kita sering cek, ricek dan berkomunikasi.

Sebagai catatan, sejak awal kami sudah bertekad menjalankan kampanye Pilkada DKI sebagai sebuah festival karya dan gagasan yang baik dan mulia. Komitmen ini kami tegaskan dalam pakta integritas yang ditandatangani oleh tim kampanye Anies-Sandi untuk menjadi panduan bagi seluruh pendukung. Bila ada pendukung setiap kandidat yang melampaui batas, mari kita ingatkan bersama tentang komitmen yang dipegang oleh seluruh kandidat.

Saya, pak Basuki Tjahja Purnama dan mas Agus Yudhoyono adalah teman dalam berdemokrasi dan teman dalam kehidupan sehari-hari. Kebetulan kami menjadi lawan dalam Pilkada ini, namun bukan berarti kami bermusuhan. Mari kita jalankan Pilkada DKI ini dengan penuh keceriaan sebagai suatu festival demokrasi.

Salam,

Anies Baswedan

baca juga :

Berita Terkini: Mengintip Susunan Tim Pemenangan Anies Baswedan Dan Sandiaga Uno Di Pilkada DKI !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here