Berita Terkini: Gara Gara Dimas Kanjeng, Istri Ini Harus Rela Diceraikan Suami !

    0
    5319
    dimas-kanjeng
    Copyright ©detik

    Berita Terkini: Gara Gara Dimas Kanjeng, Istri Ini Harus Rela Diceraikan Suami !

    Indowarta.com– Para pengikut dari Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang berada di kawasan Dusun Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo kini hanya tinggal beberapa orang saja. Alasan mereka berdahan adalah karena sudah waktunya untuk pembuktian pencarian yang hasil penggandaan Dimas Kanjeng.

    Namun ada alasan lain yang membuat mereka masih bertahan di dalam padepokan. Alasan tersebut adalah karena mereka takut ditagih oleh tetangga maupun kenalannya yang telah menyerahkan sejumlah uang untuk bisa digandakan oleh Taat Pribadi.

    Pada hari Rabu 5 Oktober 2016, Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Nguling, Kabupaten Pasuruan yakni Mulyono mengatakan bahwa mereka bertahan di tenda dan mereka merasa engga untuk pulang karena takut ditagih oleh orang yang sudah menyetor uang kepada mereka. Khawatir uang yang mencapai 1 Miliar yang dititipkan oleh tetangganya akan ditagih.

    Mulyono mengaku bahwa dirinya sempat berbincang dengan Juawariyah 42 tahun yang merupakan warga dari Desa Susukan, Desa Nguling yang juga merupakan pengikut dari Dimas Kanjeng. Juawariyah mengaku bahwa dirinya juga telah menjadi korban dari penipuan yang dilakukan oleh Kanjeng Dimas.

    dimas-kanjeng
    Copyright ©srandil

    Juawariyah mengaku dirinya nekat menjual tanah warisan milik suaminya yang bernama Mustopa yang berada di Pangandaran, Jawa Barat hanya untuk menjadi pengikut dari Dimas Kanjeng. Hasil penjualan tanah tersebut digunakan untuk modal penggandaan uang Dimas Kanjeng. Namun hingga saat ini uang yang diharapkan tidak kunjung datang. Bahkan karena hal ini, pada tiga tahun yang lalu dirinya telah diceraikan oleh suaminya.

    Tidak hanya itu, masalah dari Juawariyah ini menjadi semakin bertambah karena telah dititipi oleh tetangganya yakni Sulistiyowati dengan nominal sebesar Rp 460 juta. Tetangganya tersebut juga tertarik dengan iming-iming yang dijanjikan oleh Dimas Kanjeng.

    Dimas Kanjeng sendiri kini telah diamankan oleh pihak Polisi karena diduga menjadi otak dari pembunuhan dari dua mantan santrinya yakni Abdul Gani dan Ismail Wahyudi. Abdul Gani jasadanya dibuang ke Waduk Jatiluhur Wonogiri, Jawa Tengah. Sedangkan jasad Wahyudi telah ditemukan di Kraksaan Probolinggo pada bulan Februari 2015 yang lalu.

    baca juga :

    Berita Terkini: Polisi Terus Gali Bukti Terkait Kasus Dimas Kanjeng !

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here