Berita Hari Ini: Bukti CCTV Dinilai Tak Sah, Hotman Paris Minta Jessica Wongso Dibebaskan !

0
1134
jessica Wongso
Copyright©ariefyudono

Berita Hari Ini: Bukti CCTV Dinilai Tak Sah, Hotman Paris Minta Jessica Wongso Dibebaskan !

Indowarta.com– Pengacara Hotman Paris Hutapea kini juga angkat bicara mengenai kasus kematian dari Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa tunggal Jessica Wongso. Hotman menyebutkan bahwa rekaman CCTV dari Kafe Olivier yang digunakan sebagai barang bukti tersebut tidak sah.

Bukan tanpa alasan dia menyebutkan hal itu. Hotman meerujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi atau MK atas gugatan uji materi mantan ketua DPR yakni Setya Novanto mengenai penyadapan atau perekaman yang dijadikan bukti di dalam penyidikan, penuntutan dan pemeriskaan atas sebuah kasus. Gugatan tersebut telah dilayangkan pada 7 September 2016 lalu.

Melalui pernyataan tertulisnya, Hotman Paris menyebutkan bahwa jika merujuk pada putusan MK tersebut, maka rekaman CCTV kasus kematian Wayan Mirna Salihin ini dinilai tidak sah untuk dijadikan sebagai alat bukti. Jika rekaman CCTV tersebut dibuat atas permintaan dari penegak hukum, maka rekaman CCTV tersebut bisa dikatakakn sah sebagai alat bukti.

jessica Wongso
Copyright©tmpo

Hotman menjelaskan bahwa selama ini jaksa penuntut umum dalam kasus kematian Wayan Mirna Salihin ini menghadirkan beberapa saksi yang memberikan keterangan berdasarkan dari tampilan rekaman CCTV kafe Olivier.

Dengan begitu, bisa disebut juga bahwa semua keterangan yang dibuat oleh saksi yang dihadirkan oleh JPU tidak sah. Hal ini karena kesaksiannya berdasarkan alat bukti yang sudah tidak sah sehingga keterangan yang dibuat juga tidak sah.

Hotman menuturkan bahwa seharusnya polisi, Jaksa, dan juga Hakim harus patuh terhadap putusan MK. Itu merupakan konsekuensi logisnya. Jadi Jessica harus bebas.

Namun disisi lain Hotman juga menyimpulkan adanya pendapat lain yang menyebutkan bahwa putusan MK ini tidak mengikat sehingga tidak harus dilaksanakan. Menanggapi hal tersebut Hotman menyinggung kasus yang telah berjalan terlebih dahulu dan hasilnya berdasarkan putusan MK.

Hotman mengatakan bila memang benar putusan MK tidak mengikat, maka kasus sebelumnya sampai praperadilan Budi Gunawan harus diulang. Pasal 1 Ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juga mengatur apabila ada perubahan perundang-undangan pada saat terdakwa diadili, maka harus diberlakukan perundangan yang lebih menguntungkan terdakwa. Hotman juga mengaku bahwa dirinya sudah memberi tahu hal ini kepada kuasa hukum Jessica pada akhir September 2016 lalu.

baca juga :

Berita Terkini : Mulai dari Kopi Awful, Jessica Wongso Blak-blakan Buka Tabir Pembunuhan Mirna Salihin !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here