Berita Hari Ini: Gunung Bromo Terus Muntahkan Erupsi, Sensor Pemantau Kok Malah Hilang !

    0
    955
    gunung bromo

    Berita Hari Ini: Gunung Bromo Terus Muntahkan Erupsi, Sensor Pemantau Kok Malah Hilang !

    Indowarta.comРSemenjak berstatus Siaga level III pada 26 September 2016 yang lalu, aktivitas vulkanik dari Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo,  Jawa Timur kini cenderung mengalami peningkatan. Berdasarkan pemantauan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bromo di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo pada hari Juamt 7 Oktober 2016 dari pukul 00.00 hingga 06.00 WIB telah teramati asap kawah yang keluar dari kawah berwarna puth kelabu coklat kehitaman sedang hingag tebal dengan tekanan sedang.

    Alat pemantau Gunung Bromo milik PVMBG yang dipasang di Lautan Pasir, Dusun Cemorolawang Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Probolinggo malah hilang entah kemana padahal aktivitas vulkanik masih tinggi. Dalam keadaan terkunci dan dilindungi oleh pagar, peralatan tersebut berada di dalam satu box beton yang memiliki ukuran 1,5 x 2 meter.

    Beberapa alat yang telah hilang tersebut adalah logger tiltmeter ts4200, POE, switch hub 8 port, regular solar panel, moxa serial to utp converter, looger gas sensor CO2, antena broadband, dan DC to DC converter.

    Gunung Bromo

    Akibat dari hilangnya peralatan tersebut, proses pemantauan aktivitas gunung Bromo yang menggunaka metode Deformasi dan Geokimia tidak bisa dijalankan. Bila dibandingkan dengan periode sebelumnya, tingkat pemantauan Gunung Bromo kini menjadi menurun.

    Hilangnya peralatan tersebut kini sudah dilaporkan kepada Kepala BNPB, Gubernur Jawa Timur dan Bupati Probolinggo oleh Kepala PVMBG. Ternyata kejadian seperti ini bukan merupakan yang pertama kalinya. Kejadian ini juga pernah terjadi di beberapa wilayah baik alat pendeteksi banjir, longsor, tsunami, aktivitas vulkanik gunung api lainnya. Salah satu masalah yang terjadi di dalam peringatan dini bencana adalah pencurian, pengerusakan dan juga terbatasnya biaya dan pemutakhiran peralatan.

    Sementara itu berdasarkan dari pengamatan visual, tinggi asap mencapai sekitar 100 hingga 300 meter dari puncak kawah ke arah barat­-utara. Sedangkan untuk sesmik menunjukkan tremor ampliitudo maksimuym 0,5 hingga 12 mm dominan 1 mm. Gempa vulkanik dangkal 1 kali amplitudo maksimum 18 milimeter.

    baca juga :

    Berita Hari Ini : Status Gunung Bromo Naik Siaga, Akses Taman Nasional Masih Dibuka ?

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here