Berita Hari Ini: Banjir dan Longsor Landa Pangandaran Tewaskan Satu Anak !

0
2517
Banjir dan Longsor Pangandaran
Copyright©jabarmerdeka

Berita Hari Ini: Banjir dan Longsor Landa Pangandaran Tewaskan Satu Anak !

Indowarta.com– Bencana Longsor dan banjir kini tengah menerjang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Minggu malam 9 Oktober 2016. Akibat dari bencana alam ini, satu bocah meninggal dunia. bocah tersebut merupakan warga Ciprakan, Kecamatan, Kalipucang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran Nana Ruhsena pada saat dikonfirmasi terkait dengan bencana tersebut pada hari Senin pagi 10 Oktober 2016 mengatakan bahwa untuk korban jiwa bencana banjir tidak ada. Kemudian untuk korban jiwa bencana longsor ada satu anak yang masih berusia 7 tahun. Korban meninggal dunia karena telah tertimpa reruntuhan rumah yang ambruk karena diterjang oleh longsor.

Bencana alam berupa banjir rob, banjir bandang dan juga tanah longsor telah menimpa tujuh dari sepuluh kecamatan yang berada di Pangandaran. Tujuh Kecamatan tersebut adalah Cijulang, Parigi, Sidamulih, Pangandaran, Kalipucang, Padaherang, dan Mangunjaya.

Nana menyebutkan bahwa setidaknya ada sekitar 2.000 rumah terkena banjir karena bencana banjir rob dan banjir bandang. Jumlah tersebut tersebar di tujuh kecamatan yang tertimpa bencana alam itu.

Banjir dan Longsor Pangandaran

Nana mengatakan bahwa saat ini air sudah mulai surut dari ketinggian yang sebelumnya mencapai 1,6 meter. Namun terjadi kenaikan air sekitar satu meter di Kecamatan Mangunjaya.

Pada sebelumnya, bencana banjir ini telah mengakibatkan jalur utama yang menghubungkan antara Pangandaran dan Kota Banjar telah terputus. Putusnya jalur tersebut terjadi di jembatan Putra Pinggan. Jembatan tersebut amblas karena telah diterjang banjir rob dan juga banjir bandang.

Karena jembatan yang ambles, para pengendara baik roda dua maupun roda empat tidak bisa melintasi jalur tersebut. amblesnya jembatan tersebut terjadi pada petang hari karena hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut.

Akibat dari putusnya jembatan tersebut, membuat aktivitas transportasi lumpuh total. Jembatan tersebut merupakan jembatan utama yang menghubungkan akses jalan nasional baik dari Pangandaran menuju Ciamis maupun Pangandaran ke Banjar. Jembatan tersebut memang tidak ikut hanyut diterjang arus sungai, namun tetap saja jembatan tersebut tidak bisa dilintasi.

baca juga :

Berita Terkini: Alternatif Yang Bisa Diambil Usai Jembatan Utama Menuju Pangandaran Ambruk !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here