Berita Terkini: Mulai 2017, Harga Rokok Naik Senilai 10,54 Persen !

0
771
harga rokok

Berita Terkini: Mulai 2017, Harga Rokok Naik Senilai 10,54 Persen !

Indowarta.com– Menteri Keuangan yakni Sri Mulyani Indrawati telah menandatangani Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 147/PMK.010/2016 mengenai Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 179/PMK.011/2012 tentang tarif Cukai Hasil Tembakau.

Dalam aturan tersebut, Sri Mulyani telah memutuskan untuk menaikkan tarif cukai rokok rata-rata sebesar 10,54 persen. Tidak hanya itu saja, Kementerian Keuangan juga mengatur mengenai Harga Jual Eceran atau HJE roko yang akan berlaku per 1 Januari 2017.

Berdasarkan keputusan yang telah ditandatangani tersebut maka tarif cukai yang ditetapkan kembali tidak boleh rendah dari tarif cukai yang berlaku. Untuk harga eceran juga tidak boleh rendah dari Batasan Harga Jual Eceran per Batang atau Gram yang berlaku.

Bunyi dari pasal 2 ayat (2b,c) PMK “Ketentuan mengenai Batasan Harga Jual Eceran per Batang atau Gram dan Tarif Cukai per Batang atau Gram sebagaimana tercantum dalam Lampiran II (produk dalam negeri) dan Lampiran III (untuk hasil tembakau yang diimpor), mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2017,”.

harga rokok

Pada 1 Januari 2017, dengan mengacu pada aturan tersebut, maka harga jual eceran (HJE) paling rendah adalah Rp 655 yang sebelumnya adalah Rp 590.sedangkank untuk Sigraret Putih Mesin(PM) palling rendah adalah Rp 585 dari yang sebelumnya adalah Rp 505.

Sedangkan untuk Sigraret Kretek Tangan (SKT) atau juga disebut dengan nama Sigraret Putih  Tangan (SPT) paling rendah adalah Rp 400 yang sebelumnya adalah Rp 370. Kemudian untuk Sigraret Kretek Tangan Filter (SKTF) dan Sigraret Putih Tangan Filter paling rendah adalah Rp 655 yang sebelumnya Rp 590.

Adapun harga juga eceran terendah Sigraret Kretek Mesin (SKM) hasil tembakau yang diimpor adalah Rp 1.120 dan harga jugal eceran terendah SPM adalah Rp 1.030. Untuk harga jual terendah SKT atau SPT adalah Rp 1.215 dan harga jual eceran terendah dari SKTF dan SPTF adalah Rp 1.120.

“Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan” begitulah bunyi dari pasal 11 ayat 3 PMK Nomor 147/PMK.010/2016.

baca juga :

Berita Terkini: Sering Unggah Video Hot Di Youtube, Anya Geraldine Minta Maaf kepada KPAI !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here