Berita Terkini: Dahlan Iskan Akan Dijemput Paksa Jika Tak Penuhi Panggilan Hari Ini?

0
617
Dahlan Iskan
Copyright©kendaripos

Berita Terkini: Dahlan Iskan Akan Dijemput Paksa Jika Tak Penuhi Panggilan Hari Ini?

Indowarta.com– Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan diancama akan dipanggila paksa apabila tidak hadir dalam pemeriksaan kasus penjualan aset PT Panca Wira Usaha yang merupakan milik Pemprov Jawa Timur. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Dahlan Iskan pada hari ini.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yakni Maruli Hutagalung telah meminta kepada Dahlan Iskan untuk hadir dalam pemeriksaan kali ini. Hal ini karena sudah dua kali Dahlan Iskan tidak memenuhi panggilan dari Kejati Jawa Timur.

Maruli mengatakan bahwa sebagai warga negara yang baik seharusnya hadir jika mendapatkan panggilan. Apalagi Dahlan Iskan diperiksa dengan status saksi. Jika memang tidak hadir maka harus terpaksa untuk mencari yang bersangkutan.

Dahlan Iskan
Copyright©profilbos

Tidak hanya itu saja, pada sebelumnya Kejati Jawa Timur juga telah memberikan cekal kepada Dahlan Iskan. Hal itu bertujuan untuk memudahkan kejaksaan untuk memeriksa Dahlan Iskan dalam dugaan kasus penjualan Aset negara. Pada saat terjadi penjualan tersebut, dirinya telah menjabat sebagai direktur utama BUMD Jawa Timur, PT. Panca Wira Usaha periode 2000 hingga 2010.

Maruli menyebutkan bahwa penyidik sudah melayangkan panggilan untuk Dahlan Iskan dua kali untuk diperiksan kepastiannya sebagai seorang saksi. Namun karena masih berada di luar negeri, Dahlan Iskan tidak bisa hadir. Kemudian pada hari Senin 17 Oktober 2016 ini panggilan yang ketiga untuk Dahlan Iskan telah dilayangkan. Jika memang tidak memenuhi panggilan tersebut, maka dengan terpaksa akan dilakukan jemput paksa.

Sejah tahun 2015 yang lalu, Kejati Jawa Timur sudah mulail mengusut kasus tersebut. kemudian pada tanggal 30 Juni 2016 status penyelidikan telah dinaikkan menjadi penyidikan.

Diperkirakan negara telah menderita miliaran rupiah karena diduga ada praktik pelepasan aset negara yang berupa 33 tanah dan bangunan tanpa prosedur yang telah ditetapkan. Selain nama Dahlan Iskan, ada juga nama Imam Utomo yang merupakan Mantan Gubernur Jawa Timur dalam kasus ini.

Kini sudah ditepkan sebagai tersangka yakni mantan manajer aset PT PWU yang juga merupakan mantan Ketua DPRD Surabaya yakni Wisnu Wardhana.

baca juga :

Berita Terkini: Raja Pemersatu Thailand ‘Bhumibol’ Wafat, Thailand Tetapkan Masa Berkabung Selama Satu Tahun !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here