Berita Terkini: Tax Amnesty Bawa Pulang Rp 143 Triliun dari Luar Negeri !

    0
    709
    Tax Amnesty
    Copyright©kompasiana

    Berita Terkini: Tax Amnesty Bawa Pulang Rp 143 Triliun dari Luar Negeri !

    Indowarta.com– Program Tax Amnesty atau pengampunan pajak hingga saat ini masih terus bergulir. Di pekan ketiga bulan Oktober 2016 ini program tax amnesty telah mampu membawa masuk dana dari luar negeri atau repatriasi mencapai Rp 143 triliun.

    Pada tanggal 18 Oktober 2016 pukul 10.54 WIB, berdasarkan dari Dashboard Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta menyebutkan bahwa nilai harga berdasarkan Surat Pernyataan Harta (SPH) mencapai Rp 3.847 triliun.

    Sedangkan uang tebusan berdasarkan dari SPH yang  disampaikan tembus hingga angka Rp 93,7 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari wajib pajak orang pribadi non UMKM yang mencapai Rp 80,1 triliun, badan non UMKM sebesar Rp 10,3 triliun, OP UMKM sebesar Rp 3,09 triliun dan yang terakhir adalah Badan UMKM sebesar Rp 201 miliar.

    Selain itu komipsisi dari realisasi berdasarkan surat setran pajak atau SSP telah mencapai angka sebesar Rp 97,6 triliun. Angka tersebut terdiri dari pembayaran tebusan sebesar Rp 94,1 triliun, pembayaran tunggakan sebesar Rp 3,06 triliun, pembayaran bukti permulaan sebesar Rp 368 miliar.

    Tax Amnesty

    Sebelumnya pengamat perpajakan yang juga merupakan Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis atau CITA yakni Yustinus Prastowo pada tanggal 15 Oktober 2016 mengungkapkan bahwa ada WNI yang ingin mengalihkan dana mereka sebesar Rp 150 triliun. Namun sangat disayangkan bahwa grup usaha tersebut takut Financial Action Task Force atau FATF mencurigai bahaw uang tersebut telah dipindahkan dari Swiss.

    Dalam pernyataan tertulisnya pada hari Sabtu 14 Oktober 2016, Yustinus pada saat di Malang menyebutkan bahwa kenapa masih belum ada repatriasi dari Swiss? Karena negara terseut masih terganjal tentang isu yang menyebutkan status negara rawan pencucian uang oleh FATF. FATF adalah satgas yang dibentuk guna memerangi atau memberantas tidan pencucian uang, uang yang berasal dari terorisme, perdangan manusia, serta praktik kejahatan yang lainnya. Hingga saat ini pemerintah masih menggulirkan tax amnesty.

    baca juga :

    Berita Terkini: Foto Jokowi Payungi Gubernur Papua Beredar Luas Di Berbagai Sosial Media !

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here