Berita Terkini: KPK Sebutkan Ironisnya Sikap Irman Gusman Yang Mengaku Korupsi Dengan Dalih Kepentingan Masyarakat !

0
777
Irman Gusman
Copyright©realita

Berita Terkini: KPK Sebutkan Ironisnya Sikap Irman Gusman Yang Mengaku Korupsi Dengan Dalih Kepentingan Masyarakat !

Indowarta.com– Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK sangat menyesalkan mengenai praktik korupsi yang diduga telah dilakukan oleh mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah yakni Irman Gusman. Seorang pejabat publik yang seharusnya menampung dan juga menindaklanjuti suara dari rakyat itu malah diduga melakukan praktik korupsi dengan dalih untuk kepentingan masyarakat.

Hal tersebut telah disampaikan oleh anggota Tim Biro Hukum KPK yakni Indra Mantong Batti pada saat menyampaikan jawabannya atas gugatan yang telah diajukan oleh tim kuasa hukum Irman Gusman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari Rabu 26 Oktober 2016.

Menurut KPK, anggota Dewan seharunsy mempunyai komitmen yang tinggi untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat bukannya malah menimbulkan konflik kepentingan melalui pengaruh yang dimiliki.

Indra mengatakan “Alangkah ironinya, apabila pejabat atau pihak yang semestinya menindaklanjuti aspirasi, malah melakukan tindakan korupsi dengan dalih bahwa tindakannya tersebut untuk kepentingan masyarakat yang diwakili agar ketersediaan pasokan gula cukup memadai dan harga gula menjadi terjangkau,”.

Dirinya juga menambahkan terkait dengan UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi memang belum mencantumkan delik memperdagangkan pengaruh. Namun di dalam prinsip hukum internasional yang telah termuat di dalam United Nation Convention Against Corruption yang telah diratifikasi, tindakan itu berlaku sebagai hukum positif dan dapat diterapkan.

Irman Gusman
Copyright©beritakawanua

Sejarah mencatatkan bahwa pengadilan pernah memiliki pengalaman dalam menyidangkan perkara korupsi dengan latar belakang memperdagangkan pengaruh. Kasus yang dimaksud dalam hal itu adalah kasus suap impor daging sapi yang telah dipersidangkan pada tahun 2013 silam.  Dalam kasus itu, salah satu terdakwa yang diputuskan telah bersalah adalah mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera yakni Luthfi Hasan Ishaq.

KPK akan sangat setuju apabila lembaga peradilan akan menjadi lembaga yang akan memberikan perlindungan hukum kepada tersangka. Namun disisi lain, KPK tidak akan setuju apabila praperadilan ini justru akan dijadikan sebagai alat untuk menghindari proses penegakan hukum.

baca juga :

Berita Terkini: Mengitip Ketatnya Persaingan Pemilihan Ketua DPD Pengganti Irman Gusman !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here