Berita Terkini: Lampu Putih Silau Dapatkan Perlawanan Keras Dari Sopir Truk !

0
837
Lampu Putih Silau
Copyright©facebook

Berita Terkini: Lampu Putih Silau Dapatkan Perlawanan Keras Dari Sopir Truk !

Indowarta.com– Hal ini bukan merupakan hal yang baru lagi di kalangan masyarakat. Banyak para pengguna mobil ataupun sepeda motor yang dengan sengaja telah mengganti lampu utama dengan produk aftermarket semisal adalah HID atau LED.

Kebanyakan adalah warna putih bersih dengan dalih untuk membuat nyala lampu menjadi lebih terang pada saat malam hari. Hal ini pun telah mendapatkan banyak protes dari para sopir truck.

Postingan dari akun Fb yang bernama Bahri Shohibul pada grub Persatuan Sopir Truck Indonesia belakangan ini telah menjadi viral. Postingan tersebut pada intinya adalah meminta pengertian kepada para pengguna sepeda motor ataupun mobil pribadi yang memakai lampu putih. Sopir truk ini menyebutkan bahwa sorot lampu tajam itu sangat menyilaukan pandangan mara mereka.

Tidak hanya itu saja, bahkan Bahri juga menjelaskan tentang kondisi dari kebanyakan para sopir yang sudah lelah karena telah memuat barang atau bahan yang dibutuhkan masyarakat. Pada saat berpapasan dengan mobil yang mempunyai lampu putih silau berwarna putih ini dengan seketika pandangan mereka akan menjadi gelap.

Lampu Putih Silau
Copyright©facebook

Bahri merupakan salah satu sopir truk yang berasal dari Mojokerto, Jawa Timur. Dirinya berharap agar bisa pulang degnan selamat selama masih bekerja karena ada keluarga yang menunggu dengan setia di rumah. Bahri pun meminta kepada sesama pengguna jalan untuk menghargai para sopir.

Sebenarnya produsen  dan juga pabrikan mobil maupun sepeda motor sudah mempertimbangkan matang mengenai penggunaan lampu utama yang tidak menyilaukan. Bahkan pada saat produsen telah memutuskan untuk memakai teknologi Xenon ataupun proyektor ini juga sudah dilakukan uji coba. Dari hasil uji coba tersebut menyebutkan bahwa lampu tidak menyilaukan.

Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 279 menyatakan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

baca juga :

Video FB Teman Lagi Di Bully habis Habisan Ini Ramai Dibicarakan Oleh Netizen !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here