Berita Terkini: Usai Ditetapkan Jadi Tersangka, Dahlan Iskan Mengaku Menjadi Sasaran Para Penguasa !

0
766
Dahlan Iskan
Copyright©maxmanroe

Berita Terkini: Usai Ditetapkan Jadi Tersangka, Dahlan Iskan Mengaku Menjadi Sasaran Para Penguasa !

Indowarta.com– Masih segar di ingatan bagaimana keinginan dari mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN yakni Dahlan Iskan pada proyek mobil listrik. Keinginan dari Dhaln Iskan ini yang ingin membuat mobil listrik menjadi eksis harus putus ditengah jalan karena proyek tersebut telah dianggap berperkara di Kejaksaan Agung. Proyek yang digadang oleh Dahlan Iskan tentang pengadaan sebanyak 16 mobil listrik ini diduga telah merugikan negara senilai Rp 32 miliar di tiga BUMN.

Pada tahun 2013 silam pada saat dirinya masih menjabat sebagai menteri BUMN, Dahlan Ikskan telah meminta kepada PT. BRI, PT. Perusahaan Gas Negara dan juga PT. Pertamina untuk menjadi sponsor pengadaan mobil listrik guna mendukung KTT APEC di Bali.

Setelah proyek tersebut diselesaikan, ternyata 16 mobil listrik tersebut yang memiliki jenis microbus dan electric executive bus itu tidak bisa digunakan karena tidak dibuat dengan semestinya. Fungsi dari mobil tersebut tidak bisa digunakan secara maksimal karena mobil itu hanya diubah pada bagian mesin saja.

Hasil uji yang telah dilakukan di ITB menyebutkan bahwa pembakaran bahan bakar di mesin ini tidak bisa optimal sehingga mengakibatkan mesin cepat panas dan juga turun mesin.

Dahlan Iskan
Copyright©maxmanroe

PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi telah divonis hukumna tujuh tahun penjara. Pada saat vonis tersebut dibacakan pada tanggal 14 Mareti 2016 lalu, hakim telah menyatakan bahwa Dahlan Iskan tidak terbukti terlibat di dalam dugaan korupsi pengadaan mobil listrik ini. Menurut Hakim, terlalu prematur jika menyebut bahwa perbuatan terdakwa bersama-sama dengan saksi Dahlan Iskan.

Hal itu karena pengadaan 16 Unit mobil listrik untuk konferensi APEC tersebut merupakan perjanjian antara Dasep Ahmadi dengan tiga perusahaan sponsor yakni PT PGN, PT BRI, dan PT Pertamina. Kejaksaan Agung mengajukan banding terkait degnan vonis hakim yang menyebutkan bahwa Dahlan Iskan tidak terlibat dalam kasus ini.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Arminsyah merasa yakin bahwa Dahlan Iskan terlibat secara aktif di dalam kasus ini. Arminsyah mengatakan “Apa kajiannya, mungkin saja tersangka. Karena kan dia tahu bikin mobil listrik yang bikin hasilnya tidak benar,”.

baca juga :

Berita Terkini : Sempat Ditunda 3 Jam, Akhirnya Sidang Vonis Jessica Wongso Dimulai Dengan Pembacaan 377 Lembar Berkas Oleh Hakim !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here