Berita Terkini: Gara Gara Status Di FB, 2 Wanita Satu Anak Ini Dianiaya Pasangan Suami istri !

0
1492
FB

Berita Terkini: Gara Gara Status Di FB, 2 Wanita Satu Anak Ini Dianiaya Pasangan Suami istri !

Indowarta.com– Karena status di media sosial Fb, dua perempuan dan satu bocah diduga telah mendapatkan perakuan penganiayaan oleh pasangan suami istri di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin, Kalimantan Tengah. Mereka yang menjadi korban adalah Ajeng Faridah Candra (25) dan putrinya HNC (1,7) warga Perumahan Sido Mukti nomor A 67, RT 18, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan serta Mira Gautama Emilia (22) warga Jalan Padat Karya RT 15, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun.

 Sedangkan sang pelaku adalah pasutri Abdul Salam (46) dan Sheila Monica (25) warga Gang Sesepat, Kampung Baru, Pangkalan Bun. Kejadian ini terjadi pada tanggal 2 September 2016, berawal dari Ajeng yang telah membuat sebuah status di media sosial Fb yang kemudian telah dikomentari oleh Mira Emilia.

WAJIB BACA :  FB Diam Diam menyusup Ke China dengan Sebutan Aplikasi Lain?

Salam dan juga Sheila merasa tersinggung dengan status dan juga komentar dari dua korban. Mereka merasa tersindir dengan hal tersebut. ujar korban Mira Emilia saat ditemui di rumah Korban Ajeng pada hari Jumat 28 Oktober 2016 mengatakan “Pada 21 September 2016, secara tidak sengaja saya bertemu kedua pelaku di Jalan Antasari, Pangkalan Bun. Saya ditampar sama pasutri tersebut. Kemudian saya buat laporan pengaduan masyarakat ke Polres Kobar,”.

Fb

Berdasarkan laporan tersebut, Mira dan juga pasutri tersebut telah dipanggil oleh Pihak Polisi untuk melakukan mediasi. Hasilnya adalah kedua belah pihak kini telah berdamai. Mira mengatakan “Tapi sebenarnya saya tidak terima, apa salah saya. Kalau gara-gara komentar di FB, saya tidak nuduh siapa siapa,”.

WAJIB BACA :  Instagram Siap Hadirkan Fitur Berbalas Komentar Mirip FB!

Namun tidak berhenti begitu saja, pada tanggal 24 September 2016 pasutri tersebut menyasar Ajeng dan juga putrinya HNC. Pasutri mengajak bertemu dengan korban di wilayah “Jalan Antasari, Pangkalan Bun”.

Setelah mendapatkan perilaku penganiayaan, Ajeng pun melaporkan hal ini ke pihak Polisi. Namun sudah hampir satu bulan kasus ini berjalan masih saja belum ada kejelasan.

Kanit Sidik Perempuan dan Anak Polres Kotawaringin Barat yakni Bripka Vera Yuliana menegaskan bahwa kasus dugaan penganiayaan ini masih tetap berjalan. Rencananya pada hari ini, Senin 31 Oktober 2016 kasus ini sudah masuk ke tahap 1.

baca juga :

Video Youtube Hot Dua Sejoli Lagi Main ‘Kuda Kudaan’ Di Tempat Parkir Ini Bikin Heboh !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here