Berita Terkini : Aksi 4 November Nanti Akan Dipenuhi Dengan Keributan?

0
2363
4 November

Berita Terkini : Aksi 4 November Nanti Akan Dipenuhi Dengan Keributan?

Indowarta.com– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat yakni Ade Koamarudin telah meminta bahwa jangan ada yang menjadikan aksi demo  4 November nanti dijadikan alah untuk membuat gaduh kondisi dalam negeri ini. Dirinya mengkhawatirkan bahwa nantinya akan ada anggota organisasi masyarakat yang diperalat oleh kelompok tertentu untuk menjadi martir. Dalam keterangan tertulisnya pada hari Minggu 30 Oktober 2016, Ade mengatakan “Tujuannya, membuat negara menjadi tidak terkendali,”.

Ade menyebutkan bahwa menurut dirinya pada saat ini di berbagai daerah sudah mulai menunjukkan gerakan untuk menuntut Gubernur DKI Jakarta nonaktif yakni Basuki Tjahaja Purnama untuk segera diproses secara hukum terkait dengan kasus penistaan agama Islam. Situasi seperti ini telah mengkhawatirkan bila melihat sebaran demonstrasi masyarakat.

Oleh sebab itu Ade Komarudin ini meminta kepada para tokoh masyarakat dan juga tokoh agama ini untuk menghindari pernyataan yang bisa memicu sebuah ketegangan. Ade mengatakan “Sebaliknya, tokoh-tokoh politik harus memberikan pernyataan yang menciptakan kedamaian,”. Selain itu dirinya juga telah meminta kepada para pemimpin bangsa bertanggung jawab untuk menjaga kedamaian dan juga ketenangan di tengah masyarakat.Demo Ahok

Ada ribuan masa yang telah tergabung di dalam Gerakan Nasional Pendukung Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI). Rencananya pada tanggal 4 November 2016 mereka akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara. Mereka telah mendesak kepada pihak kepolisian untuk memeriksa Ahok terkait dengan kasus dugaan penistaan agam Islam.

Sementara itu Kepolisian Daerah Metro Jaya yakni Polda Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan telah melarang kepada jajarannya membawa senjata api pada saat terjadi aksi demo 2016. Pernyataan ini sekaligus telah membantah bahwa Iriawan sempat memerintahkan anggotanya menembak para pendemo yang bertindak anarkis di tempat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Komisaris Besar Awi Setiyono di Jakarta pada hari Minggu 30 Oktober 2016 mengatakan “Tidak ada perintah untuk menembak di tempat dalam pengamanan demo. Justru Polri dilarang membawa senjata api saat pengamanan demo tersebut. Apalagi menembak di tempat,”.

baca juga :

Berita Terkini: Demi Amankan Demo 4 November, 100 Brimob Kalsel Diboyong Ke Jakarta !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here