Berbagai Kabar Hoax yang Beredar Di Berbagai WhatsApp Sampai Facebook Terkait Kasus Ahok Dan FPI !

0
3482
kasus Ahok

Berbagai Kabar Hoax yang Beredar Di Berbagai WhatsApp Sampai Facebook Terkait Kasus Ahok Dan FPI !

Indowarta.com– Kabar bohong atau yang disebut dengan hoax kini telah beredar di dunia maya. Berita hoax ini telah tersebar dari satu akun ke akun yang lainnya. Berpindah dari Fb ke Twitter, Twitter ke Whatsapp grup dan masih banyak lainnya lagi. Tanpa diketahui siapa yang pertama kali telah menyebar berita hoax ini.

Ini adalah hal yang telah dikhawatirkan belakangan ini. Terutama setelah Gubernur Nonaktif DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang telah dituding melakukan penistaan agama. Hal ini masih dalam proses hukum oleh Polisi.

Nukamn Luthfie yang merupakan pengamat media sosial mengatakan bahwa berita hoax tersebut bukan merupakan sesuatu yang harus dikhawatirkan secara berlebihan. Jika khawatinya ya sekadarnya saja. Oleh sebab itu pemerintah harus bertindah karna tetap saja masih bisa ada yang bisa termakan dengan berita hoax yang telah tersebar ini.

Nukman mengatakan “Tapi tidak usah berlebihan, karena orang-orang yang sehat di media sosial itu banyak, mereka yang akhirnya menentramkan sendiri, tidak usah pusing”. Hal ini bukan yang pertama kali dan juga bukan yang paling keras fitnahnya.

kasus Ahok

Nukman menyebutkan bahwa hal ini bukan merupakan yang pertama kalinya dan tidak seheboh kemarin karena orang sudah belajar, mana yang hoax, mana yang editan, dan mana  yang merupakan akun palsu, dan bagaiman cara informasi yang benar. Berikut adalah beberapa berita yang telah beredar di media sosial beberapa waktu ini :

  • Palsu : aksi bom, penembakan dan juga pembunuhan

Pesan ini setidaknya telah beredar di Whatsapp dan juga media sosial Fb. berita tersebut dikalim berisikan tentang instruksi dari wakil Komandan Brimob kepada Inteliejen dan j uga pengamanan Internal terkait dengan pengamanan unjuk rasa besar yang akan digelar pada tanggal 4 November 2016 mendatang.
Sementara itu pihak kepolisian telah mengeluarkan pengumuman resmi bahwa berita yang telah beredar tersebut adalah tidak benar.

  • Satu kata yang mengubah arti

Sebuah berita hoax telah beredar di media sosial. seseorang telah mengambil salah satu berita di media online dan mengganti satu kata dalam judul yang mengubar artinya. Yang benar berjudul “Ahok: Kamu kira kami BOHONG bangun masjid dan naikkan haji marbut?” berubah menjadi “Ahok: Kamu kira kami NIAT bangun masjid dan naikkan haji marbut?”.

  • Foto yang menunjukkan Ahok dengan Habib Rizieq yang berjabat tangan.
  • Jakarta hari ini, media bungkam

Tidak jelas siapa yang pertama kali mengunggahnya, tetapi pada 11 Oktober 2016 sebuah gambar unjuk rasa besar muncul dengan keterangan ”Jakarta hari ini… media bungkam”. Pesan ini dibagikan dari satu akun ke lainnya, dari Facebook, Twitter, hingga WhatsApp – mempertanyakan mengapa media tidak meliput demonstrasi soal Ahok yang sangat besar ini?

baca juga :

Berita Terkini: Begini Aksi Jokowi JK Saat Dinginkan Suasana Menjelang Demo 4 November !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here