Berita Terkini: Gara-gara Status di FB, Wanita Ini Terancam Dipenjara !

0
2072
FB
Copyright©kabarmakassar

Berita Terkini: Gara-gara Status di FB, Wanita Ini Terancam Dipenjara !

Indowarta.com– Jaksa Penuntut Umum telah membacakan tentang dakwaan terhadap terdakwa Yusniar yang dianggap telah melanggar Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 45 ayat 1. Kini Yusniar telah terancam akan mendapatkan hukuman maksimal enam tahun penjara dan dengan sebesar Rp 1 miliar.

Kasus ini terkait dengan pencemaran nama baik melalui medai sosial Fb. hal ini berawal dari Yusniar yang telah menulis sebuah status yang mengambarkan tentang kekesalannya terhadap anggota DPRD Kabupaten Jeneponto setelah terjadi pengerusakan rumah orang tuanya yang terjadi pada bulan Maret 2016 yang lalu. Menurut Yusniar, anggota DPRD Jeneponto tersebut telah berada di lokasi pada saat terjadi pembongkaran.

WAJIB BACA :  Penyesalan Sang Istri Saat Tergoda Pejabat Lewat FB!

Yusniar sendiri telah mengajukan eksepsi atas dakwaan yang telah ditujukan kepadanya pada persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Makassar pada hari kamis 3 November kemarin. Azis Dumpa, salah seorang anggota tim penasehat hukum terdakwa Yusniar, di sela-sela menunggu sidang agenda pembacaan eksepsi mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan eksepsi atau pembelaan terhadap dakwaan yang tidak mendasar dari Jaksa Penuntut Umum.

FB
Copyright©tribun

Menurut Aziz, konteks status yang telah diunggah oleh kliennya ini bisa disebut mengarah ke UU ITE. Namun dirinya juga mengatakan bahwa tindakan yang telah dilakukan oleh Kliennya ini adalah sebuah unek-unek ketidakadilan atas aksi si pelapor itu sendiri.

Aziz mengatakan “Seperti kasus-kasus sebelumnya di mana perempuan tidak mendapat keadilan, kami akan ajukan pertimbangan UU Perlindungan Perempuan pada pembelaan”.

WAJIB BACA :  Penyesalan Sang Istri Saat Tergoda Pejabat Lewat FB!

Yusniar telah menuliskan sebuah status di media sosial Fb miliknya. Begini tulisannya “Alhamdulillah selesai juga masalah anggota dewan tolol, pengacara tolol mau na bela orang bersalah, nyata-nyatanya tanahnya ortuku pergi ko ganggui poenk (Alhamdulillah akhirnya selesai juga bermasalah dengan legislator bodoh. Pengacara bodoh yang mau membela orang yang bersalah padahal kenyataannya tanah orangtua saya, kamu ganggu)’.

Karena status tersebut, JPU telah mendakwa dirinya melanggar Pasal 27 ayat 3 tentang Informasi Transaksi dan Elektronik tentang pencemaran nama baik di media sosial.

baca juga :

Berita Terkini: Fatkhurrohman Dipolisikan Usai Curhat Soal Palayanan Klinik Di FB !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here