Berita Terkini: Jokowi Tegaskan Tindak Lanjuti Orasi Ahmad Dhani yang Termasuk Hasutan Kebencian !

    0
    2065
    Ahmad Dhani
    Copyright©tstatic

    Berita Terkini: Jokowi Tegaskan Tindak Lanjuti Orasi Ahmad Dhani yang Termasuk Hasutan Kebencian !

    Indowarta.com– Presiden Joko Widodo telah menegaskan bahwa hasutan kebencian dan penghinaan terhadap simbol  negara ini harus diproses secara hukum. Namun proses hukum ini harus dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

    Pada saat di Auditorium STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada hari Selasa 8 November 2016 Jokowi mengatakan “Tadi juga di dalam saya sampaikan yang berkaitan dengan hasutan kebencian, hal-hal yang berkaitan penghinaan simbol-simbol negara kalau aturan hukumnya ada, harus ditindaklanjuti,”.

    Pernyataan ini dilontarkan oleh Jokowi terkait dengan adanya laporan ke polisi dengan terlapor adalah musisi Ahmad Dhani. Pada orasi dalam aksi demo 4 November 2016 kemarin, Ahmad Dhani telah diduga menghina presiden dengan melontarkan kata-kata kasar.

    Ahmad Dhani
    Copyright©pojoksatu

    Pada hari Minggu 6 November 2016 kemarin dua kelompok relawan Jokowi yakni Projo dan Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) telah melaporkan Ahmad Dhani ke Polda Metro Jaya. Ketua umum LRJ yakni Rano Oscha mengatakan bahwa pihaknya merasa tersinggung dengan orasi yang telah dilakukan oleh Ahmad Dhani. Orasi tersebut telah terekam dalam video  yang menjadi viral di berbagai media sosial.

    Riano mengatakan “Bukti video rekaman utuh dan transkrip kami lampirkan bahkan beberapa saksi yang di lokasi kejadian Medan Merdeka Utara juga kami bawa sebagai saksi,”. Atas aduan ini, pihak Ahmad Dhani sendiri telah kembali mempertanyakan dua relawan Jokowi. Pelaporan yang dilakukan ini dinilai tidak tepat.

    Pada hari Senin 7 November 2016 kuasa hukum dari Ahmad Dhani yakni Ramdan Alamsyah mengatakan “Kita menanyakan legal standing. Sesuai keputusan MK, itu delik aduan. Yang menjadi hak yang merasa dirugikan adalah presiden. Kenapa laporan bisa diterima?”.

    Selain itu Ramdan juga telah mempertanyakan mengenai bukti yang telah diajukan oleh dua relawan Jokowi yakni Projo dan LRJ. Ramdan mengatakan bahwa video yang telah dijadikan sebagai bukti tersebut sudah dipotong. Ramdan mengatakan “Ada yang dipenggal dan mengubah makna dari video asli,”.

    baca juga :

    Berita Terkini: Ketua MUI Ma’ruf Amin Diperiksa Polisi Terkait Kasus Ahok yang Diduga Penistaan Agama Hari Ini !

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here