Berita Terkini: Tuding MUI ‘Gegabah’ Oleh dalam Kasus Ahok, Din Syamsudin Tak Mau Datang Ke Acara ILC !

0
12982
Buya Syafii Maarif
Copyright©rmol

Berita Terkini: Tuding MUI ‘Gegabah’ Oleh dalam Kasus Ahok, Din Syamsudin Tak Mau Datang Ke Acara ILC !

Indowarta.com– Din Syamsudin yang merupakan mantan ketua PP Muhammadiyah menyatakan bahwa dirinya tidak mau hadir dalam acara Indonesia Lawyer Club atau ILC. Hal ini karena dirinya tidak mau berhadapan dengan mantan ketua umum Muhammadiyah yang lainnya yakni Syafi’i Ma’arif.

Berikut adalah isi pesan dari Din yang telah dibacakan oleh Karni Ilyas dalam acara ILC pada hari Selasa 8 November 2016 “Karena tidak ingin menunjukkan perpecahan Muhammadiyah di publik, karena menurut saya Ahok melakukan penistaan agama,”.

Din meyakini bahwa Basuki Tjahaja Purnama telah melakukan penistaan atau penodaan terhadap agama. Disisi lain telah diketahui bahwa Buya Syafi’i dalam beberapa keterangan yang telah dia keluarkan menyebutkan bahwa Ahok tidak bersalah.

ILC telah membuat tema diskusi yang bernama “setelah 411”. Dalam acara tersebut turut hadir juga Kaporlri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Syafi’i Ma’rif, dan Abdullah Gymnastiar.

Buya Syafii Maarif
Copyright©rmol

Sementara itu Ahmad Syafi’i Maarif  telah menuding Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini telah gegabah dalam mengeluarkan fatwa terkait dengan penistaan agama yang diduga telah dilakukan oleh Ahok.

Ahmad Syafi’i Maarif menjelaskan bahwa setelah dirinya melihat secara utuh rekaman video itu, Ahok sepertinya tidak melakukan penghinaan kepada Al Quran khususnya adalah QS Al Maidah 51. Pada hari Senin 7 November 2016 Buya Syafii Maarif  ini mengatakan “Sekiranya saya telah membaca secara utuh pernyataan Ahok di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu yang menghebohkan itu,”.

Oleh sebab itu, pria yang berasal dari Sumatra Barat ini meminta kepada masyarakat untuk tidak main tuduh begitu saja kepada Ahok. Buya Syafii Maarif  pun mengajak masyarakat untuk melihat video tersebut secara utuh. Buya mengatakan “Apa terdapat penghinaan Al-Qur’an? Hanya otak sakit saja yang kesimpulan begitu,”.

Oleh sebab itu, Buya menilai bahwa apa yang telah dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia yang sudah mengeluarkan fatwa mengenai Ahok karena melakukan penistaan agama adalah sebuah kesalahan besar.

baca juga :

Berita Hari Ini: Begini Hasil Pemeriskaan Ahok Usai Kena Cecaran 40 Pertanyaan !

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here