Berita Terkini: Ahok lebih Baik Dipenjara Daripada Harus Mundur Dari Pilgub DKI !

0
3957
Kasus Ahok
Copyright©okezone

Berita Terkini: Ahok lebih Baik Dipenjara Daripada Harus Mundur Dari Pilgub DKI !

Indowarta.com– Calon gubernur DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah mengakui bahwa yang mendorongnya untuk mundur dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017. Karena dianggap bahwa dirinya akan membuat situasi menjadi lebih tidak kondusif, Ahok telah diminta mundur. Ahok juga menegaskan bahwa dia tidak akan mundur dari pencalonan gubernur.

Dia juga mengatakan bahwa lebih baik dirinya menjadi tersangka dan dipenjara dari pada mundur dari Pilkada DKI Jakarta 2017. Ahok pada saat di kompleks Pantai Mutiara, Jakarta Utara pada hari Kamis 10 November 2016 mengatakan”. Walaupun demikian Ahok telah menolak menyebutkan pihak yang mendesaknya mundur dari pencalonan gubernur.

Ahok mengatakan bahwa pihak yang telah menyebutkan bahwa aksi unjuk rasa akan terus berlangsung jika dirinya tetap maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Bahkan disebutkan bahwa hal ini bisa berdampak kepada Presiden Joko Widodo.

Ahok mengatakan “Jadi Presiden bisa diturunkan, ini bisa jadi tidak terkendali Jakarta ini. Orang akan datangi, massa terus menerus berhari-hari, semakin kacau,”. Ahok mengatakan bahwa kasus dugaan penistaan agama ini telah menjadikan momen beberapa pihak untuk menurunkannya dari posisi gubernur DKI Jakarta.

Ahok
Copyright©hargatop

Ahok mengatakan “Jadi kalau saya mundur artinya apa? Lama-lama saya jadi mikir, ini cuma ujung-ujungnya cuma takut Ahok jadi gubernur lagi. Takut amat sih gue jadi gubernur?”. Pada kali ini di Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 Ahok akan berpasangan dengan Djarot.

Pada saat berkampanye, Ahok beberapakali ini telah menerima penolakan oleh sekompok warga. Salah satunya adalah pada saat dirinya menggelar kampanye di Rawa Belong dan juga Kedoya Utara.

Ahok sendiri juga tidak mau mengambil pusing soal Pilkada DKI Jakarta 2017 ini. Ahok mengatakan bahwa dirinya dan juga Djarot masih Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta hingga bulan Oktober 2017 nanti. Oleh sebab itu dirinya bersama dengan Djarot tidak mempunyai program andalan yang akan dijual di Pilkada DKI Jakarta 2017.

baca juga :

Berita Terkini: Ormas Islam Akan Lakukan Hal Ini Lho Jika Kasus Ahok Tak Sesuai Dengan Harapan !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here