Berita terkini: Ivan Haz Ditahan Polisi, Berikut 5 Alat Buktinya, Apa Saja?

0
897
Berita terkini: Ivan Haz Ditahan Polisi, Berikut 5 Alat Buktinya, Apa Saja?

Berita terkini: Ivan Haz Ditahan Polisi, Berikut 5 Alat Buktinya, Apa Saja?

Indowarta.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat yakni Fanny Safriansyah atau bisa dipanggil sebagai Ivan Haz telah digiring oleh tim penyidik dari Polda Metro Jaya pada Senin (29/2/2016) kemarin malam. Saat itu istrinya Ivan Haz yakni Anna Sulistiowati tak kuasa membendung air mata melihat sang suami di bawa menuju ke ruang tahanan.

Setelah pemeriksaan yang menghabiskan waktu hampir 9 jam lamanya, sebelumnya Anna sudah sempat memeluk suminya meskipun beberapa menit saja.

Penahanan Ivan Haz terjadi lantaran dirinya menjadi tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah  tangganya yang bernisial T (20).

Berita terkini: Ivan Haz Ditahan Polisi, Berikut 5 Alat Buktinya, Apa Saja?

Kejadian ini terungkap pada 1 Oktober 2015 setelah korban T melaporkan ke Polda Metro Jaya terkait kasus penganiayaan yang dialaminya. Korban T menuju ke Polda Metro Jaya didampingi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Tidak hanya di laporan ke Polda Metro Jaya, Ivan Haz juga dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan DPR oleh Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Indonesia (LPAPI).

Dalam laporannya, putra dari mantan Wakil Presiden Hamzah Haz ini telah melakukan kekerasan terhadap korbanya sejak bulan Juni 2015 lalu hingga September 2015. Dan puncak penganiayaan ini terjadi tepatnya pada tanggal 29 September 2015 yakni di Lift Apartemen Ascot.

Dan berdasarkan hasil visum dari korban T, penyidik telah menemukan berbagai tanda kekerasan di sekitar tubuh korban seperti pada bagian tangan dan telingannya.

Sebelumnya, Ivan Haz telah membantah melakukan penganiayaan terhadap pembantunya tersebut, dia menjawab jika T mencoba kabur dari rumah, dan melompati pagar yang cukup tinggi. Meskipun begitu, pihak kepolisian tidak langsung mempercayainya dan memilih menindak lanjuti laporan korban.

Terdapat berbagai alat bukti yang menguatkan atas kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Ivan Haz terhadap pembantunya, selain itu Ivan Haz juga telah mengakui perbuatanya saat dilakukan pemeriksaan selama 9 jam kemarin.

Dengan begitu, akibat perbuatan yang telah dilakukan oleh Ivan Haz terhadap pembantunya tersebut, maka ia terjerat pasal 44 ayat 1 dan 2, serta dijerat dalam Pasal 45 UU  No 23 tahun 2004 yang menyebutkan, jika Ivan Haz akan mendapat ancaman penjara maksimal 10 tahun dan juga dengan maksimalnya mencapai angka Rp 30 juta.

Baca juga : Meme Istri Gatot Beredar di Medsos, Evy Keluhkan Pernikahan Tidak Selalu Manis !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here