Berita Terkini: Ahok Akan Batal Nyalon Pilgub DKI Jika Jadi Tersangka?

0
8867
Ahok

Berita Terkini: Ahok Akan Batal Nyalon Pilgub DKI Jika Jadi Tersangka?

Indowarta.com– Gubernur nonaktif DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering disapa dengan nama Ahok ini telah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri untuk kasus dugaan penistaan agama. Lantas bagaimana soal aturan pemeriksaan cagub di kepolisian dalam UU Pilkada?

Ketua KPU DKI yakni Sumarni pada hari Jumat 11 November 2016 mengatakan bahwa aturan pemeriksaan di Kepolisian tidak berpengaruh apapun terhadap status pencalonannya. Sumarno mengatakan bahwa tidak ada masalah yang akan ditimbulkan walaupun calon tersebut telah menjalani pemeriksaan. Menurut Sumarno, status terperiksa masih belum bisa disimpulkan sebagai pihak yang bersalah.

WAJIB BACA :  Ahok Bantah Tuduhan Anies Baswedan Soal Aliran Uang Operasional Gubernur DKI

Sumarno mengatakan ‚ÄúDalam hukum itu kan ada istilah terperiksa, terdakwa, tersangka dan terpidana. Bahkan meski sudah jadi tersangka, tidak berpengaruh apapun terhadap statusnya (sebagai cagub),”. Yang diatur adalah tentang pidana, misalnya adalah pidana penjara dihukum 5 tahun atau lebih, baru ada sanksi berupa pembatalan kalau memang putusannya sudah berkekuatan hukum tetap. Kalau masih sebagai terperiksa masih belum tentu merupakan pihak yang salah. Status tersangka saja masih belum tentu bersalah, harus ada pembuktian di pengadilan, hakim memvonis yang bersangkutan dan juga terbukti melakukan tindak pidana.

ahok

Pada rencananya Ahok akan segera mengikuti proses gelar perkara yang akan dilaksanakan pada hari Selasa 15 November 2016 minggu depan. Tidak hanya mendatangkan para saksi ahli, Ahok sebagai terlapor dan juga sebelas pelapor akan diundang untuk gelar perkara ini.

WAJIB BACA :  Ahok Bantah Tuduhan Anies Baswedan Soal Aliran Uang Operasional Gubernur DKI

Selain itu Bareskrim akan mengundang pengawas dari pihak Internal Polri seperti Inspektorat, Divisi hukum dan juga Propam. Lalu untuk pihak eksternal akan mengundang Ombudsman dan Kompolnas.

Gubernur Nonaktif DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama telah terjerat kasus dugaan penistaan agama terkait dengan pidatonya di Kepulauan seribu yang menyebutkan Surat Al Maidah ayat 51. Akibat dari hal ini banyak pihak baik pro atau kontra pun bermunculan. Selain itu hal ini juga telah menimbulkan aksi demo 4 November yang telah diikuti ribuan umat muslim.

baca juga :

Inilah Kebenaran Foto Buya Syafii Makan bareng Ahok yang Ramai Dibahas Oleh Netizen !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here