Berita Terkini: Ahok Mulai Ditinggalkan Partai Pendukungnya?

0
4056
Ahok

Berita Terkini: Ahok Mulai Ditinggalkan Partai Pendukungnya?

Indowarta.com– Bestari Barus yang merupakan Juru Bicara tim Pemenangan Pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau yang disapa dengan nama Ahok dengan Djarot Safiul Hidayat telah menyatakan abwha evaluasi PPP Djan Faridz kepada keduanya merupakan hak internal dari partai. Sementara itu Tim sukses dari Ahok Djarot kini masih tetap fokus untuk mendulang kemenangan.

Bestari pada hari Senin 14 November 2016 mengatakan bahwa tentu saja setiap parta tertentu mempunyai hak dan juga mekanisme internal. Sama seperti partai Nasdem.

Bestari mengatakan “Tim kan hanya perpanjangan tangan paslon. Kalau Ahok-Djarot menganggap (tarik dukungan) itu enggak apa-apa ya kita tetap jalan. Kalau Ahok-Djarot menganggap ini diperlukan ya tentu mereka melakukan upaya dan langkah-langkah (untuk PPP Djan mempertahankan dukungan),”.

WAJIB BACA :  Pimpinan Partai Pro Ahok Tak Hadiri Pelantikan Anies Baswedan Sandiaga Uno?

Apabila PPP Djan telah menarik dukungannya, hal tersebut tidak akan membuat pasangan Ahok Djarot  gugur dalam pencalonan. Ketentuan tersebut telah ditegaskan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum atau PKPU.

Ahok
Copyright©tmpo

Bestari mengatakan “Tapi tentunya mengevaluasi (dukungan) harus ditanya juga apa yang mau dievaluasi, apakah semakin memperkuat dukungan terhadap Ahok atau menariknya”. Bestari sendiri juga telah menyerahkan sepenuhnya ke partai pendukung terakit dengan mekanisme penarikan. Termasuk juga Partai Nasdem yang berancang-ancang untuk menarik dukungan kepada Ahok Djarot apabila Ahok akan ditetapkan sebagai tersangka.

Hal itu sudah menjadi standar dari partai Nasdem. Sebagai contoh adalah Patrice Rio Capella yang sudah berstatus tersangka dan diberhentikan. Itu memang sudah merupakan norma dari parti Nasdem.

WAJIB BACA :  Pimpinan Partai Pro Ahok Tak Hadiri Pelantikan Anies Baswedan Sandiaga Uno?

Surya Paloh yang merupakan ketua umum dari Partai Nasdem ini pada sebelumnya telah mengaku akan mengevaluasi pencalonan dari Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok apabila memang Ahok akan menyandang status tersanga terkait dengan kasus dugaan penistaan agama.

Surya pada saat menghadiri perayaan ulan tahun yang kelima Partai Nasdem di kantor DPP Nasdem, Cikini, Jakarta Pusat pada hari Jumat 11 November 2016 mengatakan “Kalau Ahok tersangka, kami evaluasi pencalonannya. Kami kaji aspek yuridis dan moralnya. Moralitas kita sebagai partai pendukung harus tetap dijunjung tinggi,”.

baca juga :

Berita Terkini: Ahok Sering Ditolak Warga Saat Lakukan Kampanye, Nasdem Akan Lakukan Hal Ini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here