Berita Terkini: Hanura Tetapkan Komitmen Dukung, Nasdem Dan PPP Djan Evaluasi Dukungan Untuk Ahok Di Pilkada DKI !

0
1350
Pilkada DKI
Copyright©seputarukm

Berita Terkini: Hanura Tetapkan Komitmen Dukung, Nasdem Dan PPP Djan Evaluasi Dukungan Untuk Ahok Di Pilkada DKI !

Indowarta.com– Jika gubernur nonaktif DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama ditetapkan menjadi tersangka terkait dengan pidatonya yang menimbulkan polemik, Partai Nasdem akan melakukan evaluasi dukungannya. Berbeda dengan partai Nasdem, Partai Hanura menyatakan bahwa pihaknya akan tetap mendukunga Ahok apapun yang terjadi.

Ketua DPP Hanura yakni Sarifudin Suding dalam perbincangan pada hari Selasa 15 November 2016 mengatakan bahwa Hanura tetap akan memberikan dukungan kepada Ahok. Menurut Sarifudin, keputusan dari Hanura untuk tetap memberikan dukungan kepada Ahok Djarot ini tidak akan berubah. Namun Hanura tetap akan menghormati proses hukum mengenai perkara yang telah mengimpa Ahok ini.

Hanura sangat beharap agar proses hukum terhadap Ahok ini bisa berjalan dengan adil. Selain itu Hanura juga berharap agar tidak ada pihak dari manapun yang melakukan intervensi.

Pilkada DKI
Copyright©sayangi

anggota Komisi III DPR tersebut mengatakan “Kami berharap proses hukum dilakukan secara profesional dan tidak terpengaruh dengan tekanan publik dan atau pihak manapun,”. Lalu mengenai sikap Nasdem yang akan melakukan evaluasi dukungan, Hanura sama sekali tidak akan terpengaruh. Mereka akank tetap menjalani pilihan yang telah diputuskan. Dalam menentukan pilihan, Hanura tidak pernah terpengaruh oleh partai yang lainnya.

Sebelumnya ketua umum dari Nasdem yakni Surya Paloh mengatakan bahwa akan melakukan evaluasi terhadap dukungannya ke Ahok. Hingga saat ini gelar perkara dari kasus dugaan penistaan agama ini Ahok masih berstatus sebagai terlapor.

Pada hari Jumat 11 November 2016 Surya Paloh mengatakan “Kalau Ahok tersangka, kita evaluasi dengan dia. Hal satu aspek yuridis hukum dan moralitas. Moralitas kita sebagai partai pendukung,”.

Sementara itu dalam gelar perkara pada hari ini, Ahok tidak datang di Mabes Polri. Ahok memilih untuk mendatangi Rumah Lembang untuk menemui dan juga mendengarkan keluhan dari para warga.

Gelar perkara atas kasus yang menimpa Ahok ini dilaksanakan pada hari ini 15 November 2016. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa gelar perkara ini akan menghadirkan pihak yang terkait mulai dari terlapor dan pelapor.

baca juga :

Berita Terkini: Meski Dapatkan Banyak Penolakan, Ahok Mulai Gencar Lakukan Aksi Kampanye Rakyat Lagi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here