Berita Terbaru : FB dan Google Kompak Batasi Iklan Situs Penyebar Berita Palsu Pemilu AS!

0
1180
fb
Copyright©facebook

FB Bentuk Tim Khusus Tangani Penyebar Berita Palsu Di Platformnya!

Indowarta.com– Belakangan ini, digadang-gadang FB atau Facebook berperan dalam pemilihan presiden Donald Trump. Untuk mengatasi hal tersebut, penyidik lebih intensif dalam upaya mengawasi berita bohong yang sudah terlanjur viral.

Sebelumnya, Buzzfeed News melaporkan jika terdapat beberapa karyawan media sosial raksasa FB yang tengah menangani masalah ini. Salah satu karyawan facebook menerangkan selama musim kampanye, berita bohong tersebut menyebar luas di platformnya.

Atas tudingan terhadap FB yang seolah mendukung kemenangan Trump, Mark Zuckerberg merasa terguncang. Terlebih tudingan dilayangkan ke FB jika sebenarnya sebelum pemilu telah dibuat sebuah tim untuk mengurangi berita penyebaran berita bohong. Bahkan facebook juga seolah- olah menyensor pandangan konservatif.

WAJIB BACA :  Penyesalan Sang Istri Saat Tergoda Pejabat Lewat FB!

Ia pun mengunggah tulisan panjang untuk membela perusahaannya. Yang intinya dalam pesannya, ia mengatakan “Secara keseluruhan sangat tidak mungkin berita palsu mengubah hasil pemilu ini ke satu arah atau ke arah lainnya”

FB

Sejumlah konten yang diunggah ke FB membuat netizen mengkritik tajam. Apalagi ketika berita yang mendukung Trump telah dihapus oleh moderator. Agar tampil netral, Mark pun menghilangkan karyawan yang bertugas menghapus konten tersebut.

Bukan hanya Facebook, mesin pencarian raksasa Google juga dituding menyebar berita bohong. Juru bicara Google, Andrea Faville menegaskan akan membatasi iklasn yang menyembunyikan, mengaburkan atau menutupi informasi tentang penerbit, konten penerbit, atau tujuan utama dari pemilikian web.

WAJIB BACA :  Penyesalan Sang Istri Saat Tergoda Pejabat Lewat FB!

Sebelumnya, pada hasil pencarian di google untuk kata kunci hasil akhir pemilu lebih mengarah ke situs yang berisi informasi tidak akurat terkait penghitungan suara.

Selang beberapa waktu, senada dengan google, facebook juga membuat kebijaka baru dengan menambahkan ‘berita palsu’ ke sejumlah situs. Situs tersebut juga tidak diperbolehkan untuk memakai layanan facebook audience network. Sejenis google adsense namun skalanya kecil dan hanya dipakai sebagai aplikasi pihak ketiga.

Namun Mark memastikan kepurusannya tersebit tidak akan berujung pada tindakan lebih lanjut. Hal ini hanya untuk keamanan media sosial miliknya bebas dari tudingan yang merugikan.

baca juga :

Berupaya Awasi Penyebaran Konten Berbahaya, FB Resmi Akuisisi ‘CrowdTangle’ !

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here