Berita terkini: Kronologi Lengkap Baku Tembak TNI AL dan Polisi, Dipicu Adanya Miss Komunikasi !!!

0
1290
Berita terkini: Kronologi Lengkap Baku Tembak TNI AL dan Polisi, Dipicu Adanya Miss Komunikasi !!!

Berita terkini: Kronologi Lengkap Baku Tembak TNI AL dan Polisi, Dipicu Adanya Miss Komunikasi !!!

Indowarta.com – Kapolres Metro Jakarta Timur yakni Komisaris Besar Agung telah menyatakan jika kejadian baku tembak TNI AL dan Polisi di kawasan Taman Mini tersebut bukan terkait dengan kasus obat-obatan terlarang yang sedang diusut oleh pihak Kepolisian saat itu. Hal itu dikatakan oleh Agung pada saat dikonfirmasi tadi pagi, Rabu (2/3/2016).

Agung juga sudah menjelaskan, jika saat itu di lokasi operasi Polres Metro Jakarta Timur memang ada Anggota TNI AL yang sedang beristirahat dan sedang dalam perjalanan pulang, Selasa (1/3/2016).

Kejadian baku tembak TNI AL dan Polisi tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di sekitar daerah Jalan Raya Taman Mini,  Satuan Polisi Unit 3 Polres Metro Jakarta Timur yang dipimpin oleh Ipda Maryono tersebut kebetulan saat itu memang sedang memancing seorang tersangka kasus obat-obatan terlarang, yakni Edi Azis.

Berita terkini: Kronologi Lengkap Baku Tembak TNI AL dan Polisi, Dipicu Adanya Miss Komunikasi !!!

Ketika penangkapan tersebut, tiba-tiba satuan polisi tersebut telah berpapasan dengan sebuah mobil Avanza dengan menggunakan nomor polisi B 1220 KKS yang kebetulan hendak pergi meningalkan lokasi.

Dengan penuh rasa curiga, maka pihak kepolisian pun mengentikan mobil tersebut. Namun, ternyata telah terjadi salah paham dilokasi TKP, hingga baku Tembak TNI AL dan Polisi tidak terhindarkan. Dan Brigadir Satu Umar Seno Aji tertembak pada bagian pahanya.

Setelah baku tembak antara TNI AL dan Polisi itu berlangsung, akhirnya pria yang berada didalam mobil Avanza itu tadi melakukan komunikasi jika dirinya merupakan anggota satuan dari TNI AL. dia adalah Kapten Laut Detasemen Intel Komando Armada Barat TNI AL, yakni Kapten Eko Wuryanto.

Umar mengatakan jika kejadian Baku Tembak TNI AL dan Polisi merupakan sebuah miss komunikasi. Anggota AL tersebut mengira jika anggota kepolisian adalah begal, sedangkan pihak Polisi mengira jika pria di dalam mobil tersebut terkait kasus dalam obat-obatan terlarang yang sedang di usut kepolisian.

Agung juga mengatakan jika didalam mobil Avanza miliki anggota TNI  AL tersebut tidak ditemukan barang bukti obat terlarang, dan akhirnya anggopta tersebut diserahkan ke Detasemen Polisi Militer.

Baca juga : Ivan Haz Ditahan Polisi, Berikut 5 Alat Buktinya !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here