Berita Terkini: Penyelidikan Rumah Pelaku Bom Samarinda, Polisi Temukan Bendera ISIS!

0
1219
bom samarinda
Copyright┬ękompas

Diduga Pelaku Bom Samarinda Ada Kaitannya Dengan ISIS !

Indowarta.com-Polisi melakukan penggeledahan di rumah pelaku Bom Samarinda. Dari hasil penggeledahan ditemukan sejumlah barang bukti. Selain di rumah pelaku, polisi juga menyisir beberapa tempat yang diduga menjadi markas jaringan teror ledakan bom di depan Gereja Oikumene, Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur.

Salah satu barang bukti yang disita polisi yakni bendera Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS). Selain itu polisi juga menemukan beberapa barang tindak terorisme. Kemarin, 17 November 2016, barang bukti hasil sitaan digelar di aula Mapolresta Samarinda. Hal ini untuk petunjuk pelacakan pelaku bom Samarinda.

Polisi Setyabudi, selaku Kepala Polresta Samarinda menerangkan, pihaknya akan berupaya mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap pelaku aksi teror di ibukota Provinsi Kalimantan Timur.

Selanjutnya ia juga menegaskan untuk penentukan adanya penambahan tersangka, Polisi membutuhkan waktu. Selain itu timpenyidik juga harus mendalami kaitannya antara pelaku yang satu dengan yang lain. Antara pelaku dan barang bukti, serta olah TKP dan sinkronisasi. Sampai saat ini polisi masih mengamankan 19 orang saksi terkait bom Samarinda.

Bom Samarinda
Copyright┬ędetik

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, polisi masih memiliki waktu tujuh hari lagi. Kemudian baru bisa menentukan apakah ada tersangka lain atau tidak.

Sebelumnya bom meledak di depan Gereka Oikumene yang terletak di Jalan Ciptomangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir. Peristiwa naas tersebut terjadi pada hari Minggu 13 November 2016, tepatnya pukul 10.00 WITA.

Saat itu jemaah sedang menggelar ibadah Minggu. Tiba tiba bom meledak. Dari ledakan tersebut 5 olang menjadi korban. Keseluruhannya adalah balita (bawah lima tahun). Satu orang meninggal dunia di rumah sakit ketika menjalani perawatan. Sedangkan tiga korban lainnya hingga kini masih di rawat.

Atas ledakan bom tersebut, polisi menetapkan satu orang tersangka. Adalah residivis Kasus Terorisme, Johanda Alias Bin Muhammad Aceng Kurnia. Dengan ditemukannya bendera ISIS timbul dugaan pelaku adalah anggota jaringan ISIS. Namun secara lebih jauh polisi masih harus melakukan penyelidikan. Sehingga belum dapat ditetapkan apakah pelaku teror adalah anggota ISIS.

baca juga :

Berita Hari Ini : Kronologi Bom Samarinda di Gereja Oikumene, Pelaku Dipastikan Terima Hukuman Berat

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here