Berita Hari Ini: Etnis Rohingnya Diusir Paksa Dari Bangladesh Usai Hindari Pembantaian Di Myanmar!

0
7955
rohingnya
warga rohingnya diusir

Puluhan Wanita dan Anak- Anak Rohingnya Dibakar Hidup – Hidup !

Indowarta.com– Kaum Etnis Rohingnya kembali menuai tindakan tak berperikemanusiaan. Tentara Negara Bagian Rakhine Myanmar ini membantai wanita dan anak- anak. Tindakan keji ini terjadi pada hari Rabu 16 November 2016. Bahkan tentara melakukan pembakaran pada manusia tak berdosa tanpa ada belas kasihan.

Terhitung 30 orang wanita dan kanak- kanak dikurung di sebuah bangunan. Kemudian mereka dibakar hidup- hidup. Kejadian tersebut tepatnya terjadi di Kampung yay Kahe Chaung Khwa Sone. Kampung tersebut terletak di sebelah itara Maungdaw.

Hingga kini deretan korban tak terhitung lagi. Banyaknya etnis Rohingnya berjatuhan tanpa alasan yang jelas. Dalam hal ini pembantaian terhadap kaum Rohingnya termasuk genocida atau lebih dikenal dengan pembersihan etnis.

rohingnya
Muslim rohingnya diikat

Mengingat banyaknya aksi penindasan menimpa etnisnya, melalui Organisasi Nasional Arakan Rohingnya meminta pemerintah Myanmar segera menghentikan serangannya. Mereka juga menyeru kepada umat Muslim sedunia agar mau membantu.

Sayangnya aksi keji penindasan terhadap kaum Rohingnya tidak terbukti dilakukan oleh militer Myanmar. Sebab mereka menggunakan helikopter, meriam, dan tank untuk membumi hanguskan pemukiman mereka.

Sementara itu petugas pantai Bangladesh mencoba memulangkan ratusan Muslim Rohingnya yang akan masuk ke daerah tersebut. Dari laporan kantor berita Agence France Presse, warga minoritas tersebut kabur dari kerusuhan di negaranya.

Kronologi pengusiran etnis Rohingnya adalah sebagai berikut :

  1. Saat itu petugas angladesh sedang menyisir wilayah Sungai Naf. Sungai tersebut adalah batas antara Bangladesh dan Myanmar Barat.
  2. Pada Jumat 18 November 2016, sejumlah 125 etnis Rohingnya masuk Banglades dengan menaiki 7 perahu kayu. Mereta terdiri dari 61 perempuan dan 36 anak- anak.
  3. Nafiur Rahman, petugas pantai mencoba menolak kedatangan mereka. Karena mereka sedang kabur dari kekerasan di Myanmar.

selama penyisiran, petugas juga menemukan 2 mayat mengambang di Sungai Naf. Dari infromasi yang dihimpun sebanyak 30.000 jiwa berusaha mengungsi untuk menghindari aksi keji di Rakhine. Sekitar 15.000 jiwa mengungsi sejak minggu lalu. Saat ini petugas keamanan negara Bangladesh memang sedang memperketat penjagaannya. Karena etnis Rohingnya tidak mempunyai status kewarganegaraan.

baca juga :

Berita Hari Ini:’Susul’ Gempa Italia, Myanmar Digoyang Gempa 6.8 SR, Getaran Dirasakan Sampai Bangladesh !

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here