Video Youtube Gadis Pinrang Dianiaya Sampai Bajunya Dilepas Ini Bikin Miris, Korban Takut Lapor !

0
3640
Video Youtube
Copyright©youtube

Video Youtube Gadis Pinrang Dianiaya Sampai Bajunya Dilepas Ini Bikin Miris, Korban Takut Lapor !

Indowarta.com– Kepolisian Sektor Duampanua Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan kini mengusut laporan penganiayaan terhadap seorang gadis remaja oleh beberapa wanita yang juga sebayanya. Karena tidak ingin dianiaya lagi, korban sempat takut untuk melaporkan kejadian ini.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera mengatakan bahwa hal tersebut telah terjadi pada tanggal 2 November 2016 kurang lebih pada pukul 15.00 WITA. Kejadian ini terjadi di sekitar depan SMP Negeri 5 Kelurahan Data, Kecamatan Duampanua. Polisi mengetahui hal tersebut setelah Video penganiayaan ini tersebar di media sosial.

Setelah video itu tersebar luas, polisi kemudian menelusuri keberadaan korban dan diketahui bahwa korban tersebut bernama Riska 15 tahun. Sedangkan pelaku penganiayaan tersebut berinisial SEL 16 tahun, RAN dan NEL.

Frans mengatakan bahwa sebelum kejadian ini, pelaku yakni SEL telah mendatangi rumah korban. Setelah itu korban diajak keluar dengan alasan mengantarkna ke dokter gigi untuk pemasangan kawat gigi. Namun bukan pergi ke dokter, korban malah dibawa ke tampat kejadian tersebut.

Video Youtube
Copyright©youtube

Di lokasi yang pada saat itu sudah sepi, pelaku dan korba telah ditunggu oleh dua pelaku yang lainnya. Kemudian terjadilah penganiayaan tersebut. korban telah mendapatkan tamparan, tendangan hingga jatuh ke tanah.

Lalu ada seorang lainnya yang telah mengabadikan kejadian itu dengan menggunakan kamera ponsel miliknya. Video Youtube yang memiliki durasi 11 menit ini telah diunggah ke dalam media sosial Fb.

Pada hari Minggu 20 November 2016 Frans telah mengatakan bahwa dari Video Youtube itu awalnya menggunakan bahasa Bugis. Kemudian setelah dilakukan penelusuran selama beberapa hari hingga akhhirnya korban telah diketahui identitasnya.

Polisi yang sudah menerima informasi telah menemui korban dan ibunya. Polisi juga mengarahkan agar mereka membuat laporan di Polsek Duampanua. Frans mengatakan “Sudah dibuatkan laporannya di Polsek Duampanua dan rencananya, besok (Senin, 21/11/2016) kasusnya akan dialihkan ke bagian PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Pinrang,”.

Penjemputan terhadap para pelaku ini akan dilakukan setelah kasus ini dialihkan ke Unit PPA Polres Pinrang.

baca juga :

Berita Terkini: Hasil Validasi E PUPNS Temukan Adanya Indikasi 601 PNS Ilegal !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here