Berita Terkini: Selain Polri, MUI Klaim Demo 2 Desember Nanti Bakalan Banyak Mudaratnya daripada Manfaatnya !

0
1418
benarkah-ada-agenda-tersembunyi-dalam-seruan-aksi-demo-2-desember-nanti
Kapolri Jenderal Tito Karnavian Copyright©tribunnews

Selain Polri, MUI Klaim Demo 2 Desember Nanti Bakalan Banyak Mudaratnya daripada Manfaatnya !

Indowarta.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakan umat islam untuk tidak melalukan aksi tanggal 2 Desember mendatang, terkait dengan kasus dugaan penistaan yang dilakukan calon gubernur DKI yaitu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).  Diharapkan masyarakat menyampaikan aspirasinya dengan hal yang lebih positif.

Meskipun pada tanggal 2 Desember nanti disebut sebagai aksi damai, tetapi MUI maupun Polri tetap mengkhawatirkan jika terjadi tindak anarkisme seperti yang telah terjadi pada demo sebelumnya. Maka dari itu keluarlah himbauan dari MUI.

Wakil ketua MUI mengatakan, MUI mengimbau kepada masyarakat umat islam agar mengurungkan niat dalam aksi 2 Desember mendatang. MUI lebih menyarankan agar penyampaian aspirasi atau tuntutan dilakukan dengan cara yang lebih positif yaitu dengan pendekatan lobi, musyawarah dengan pengambil kebijakan baik eksekutif maupun legeslatif. Karena dalam aksi 2 Desember tersebut dinilai banyak mudaratnya dari pada manfaatnya.

Penyampaian aspirasi dan tuntutan juga bisa dilakukan dengan cara positif yang lainnya misalkan dilakukan memalui pers dan media komunikasi lainnya, karena itu dinilai akan lebih efektif dan memberikan citra positif bagi pendidikan demokrasi bangsa Indonesia.

MUI meminta agar masyarakat meghormati proses hukum yang sedang dilakukan Polri terhadap Ahok. Karena proses hukum tersebut masih cukup panjang sehingga dibutuhkan kesabaran, kekuatan, dan kesungguhan. Sehingga keputusan hakim di pengadilan nanti benar-benar sesuai dengan rasa keadilan masyarakat.

Terkait dengan isu Makar 2 Desember, Kapolri jendral Tito Karnavian  melakukan jumpa pers dan melarang aksi demo 2 Desember agar ketertiban umum tidak terganggu. Polri juga mencium agenda makar dalam demo 2 Desember yang digagas GNPF MUI. Ada pihak-pihak yang memanfaatkan kasus Ahok ini untuk menggulingkan pemerintah.

Aksi demo atas dugaan kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok sebelumnya sudah pernah terjadi. Dan rencananya tanggal 2 Desember nanti akan dilakukan demo lagi karena Ahok belum juga di tahan meskipun sudah menjadi tersangka.

Masyarakat hanya diharapkan untuk lebih bersabar, karena kasus masih bergulir dan sedang ditangani. Ahok juga sudah merenung dan menyesali perbuatannya. Dia akan merubah sikapnya dan menjaga perkataannya agar menjadi lebih baik lagi untuk kedepannya.

Baca Juga: Demi Menjaga Ketertiban Umum, Kapolri Larang Aksi 2 Desember Ataupun 25 November !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here