Berita Terkini: Tuntut UMP Rp 3.8 Juta, Aliansi Buruh Demo, Begini Tanggapan PLT Gubernur DKI !

0
955
Berita Terkini: Tuntut UMP Rp 3.8 Juta, Aliansi Buruh Demo, Begini Tanggapan PLT Gubernur DKI !
Copyright ©Okezone

Tuntut UMP Rp 3.8 Juta, Aliansi Buruh Demo, Begini Tanggapan PLT Gubernur DKI !

Indowarta.com – Senin (21/11) para buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta menuntut agar Upah Minimum Propinsi (UMP) 2017 dinaikkan menjadi Rp 3,8 juta. Saat tiba dilokasi massa buruh mereka menuntut untuk ditemui Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono.

Mereka menganggap kalau Sumarsono mempunyai wewenang untuk mengubah penetapan UMP dari yang telah diambil oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Para buruh mencontohkan penetapan UMP yang dilakukan di daerah lainnya.

Dalam orasinya, pemimpin unjuk rasa mengatakan UMP di Gresik bisa berubah menjadi Rp 3,6 juta setelah buruh bermalam di Gedung Balai Kota. Maka dari itu dia menanyakan apakan teman-temannya siap untuk bermalam di Balai Kota dan tetap bertahan.

Copyright ©Merdeka
Copyright ©Merdeka

Unjuk rasa di depan Balai Kota tersebut dijaga oleh puluhan polisi, selain itu saat unjuk rasa berlangsung juga sempat diguyur hujan  deras selama beberapa menit. Namun, itu tidak mempengaruhi proses unjuk rasa tersebut. massa tetap bertahan sampai akhirnya hujan reda.

Hingga pukul 13.30 unjuk rasa masih tetap berlangsung, mereka tidak akan membubarkan diri sebelum Sumarsono mau untuk menemui mereka. pemimpin unjuk rasa meminta kepada aparat agar segera berkoordinasi dengan pemerintah untuk mempertemukan mereka dengan Pak Sumarsono.

Usai menemui perwakilan buruh, sumarsono menjelaskan bahwa UMP sudah dinaikkan Rp 200 ribu dari Rp 3,1 juta menjadi Rp 3,3 juta. Sedangkan tuntutan para buruh yaitu naik menjadi Rp 3,8 juta, tetapi pemerintah tidak mempunyai formula untuk itu karena itu sudah ditentukan oleh PP 78 tahun 2015.

UMP DKI Jakarta untuk tahun 2017 tercatat sebesar Rp 3,35 juta/bulan mengungguli provinsi lainnya yaitu Papua sebesar Rp 2,66 juta/bulan dan Bangka Belitung sebesar Rp 2,53 juta/bulan.

Sumarsono juga menenerangkan jika kewenangan mengubah PP tersebut berada di tangan kementerian Ketenagakerjaan. Tuntutan UMP memang di Plt tapi sumbernya yaitu PP 78/2015. Maka dari itu Sumarsono bisa menerima aspirasi dan keluhan mereka hidup di Jakarta karena memang tidak mudah.

Sumarsono juga akan mengirimkan surat ke Kementerian Tenaga Kerja untuk menyampaikan aspirasi dari Aliansi Buruh. Dia mendukung segala kebijakan untuk mensejahterakan buruh.

Baca juga  Berita Terkini: Resmi UMP DKI 2017 Akan Berada Di Angka Rp3.35 Juta !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here