Berita Terkini: Kabar Beredarnya Broadcast Habib Rizieq Syihab Dianiaya Kostrad Adalah Hoax !

0
1532
Copyright ©Kompas

Kabar Beredarnya Broadcast Habib Rizieq Syihab Dianiaya Kostrad Adalah Hoax !

Indowarta.com – Saat ini banyak sekali isu yang tidak jelas kerap munsul melalui media sosial maupun pesan berantai. Tadi malam muncul broadcast yang menyebutkan Habib Rizieq Syihab telah dianiaya oleh prajurit Kostrad. Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar.

Gatot mengatakan jika dirinya semalam mendapatkan pesan Whatsapp bahwa Rizieq Syihab dianiaya oleh Kostrad. Tetapi setelah dicek ternyata kabar tersebut tidak benar. Saat menjadi pembicara seminar yang  bertajuk ‘Peningkatan Ketahanan Bangsa Untuk Menjaga Keutuhan NKRI’ di Graha Sanusi Hardjadinata, kampus Unpad, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung.

Di hadapan ratusan mahasiswa Unpad Gatot memastikan bahwa kabar Rizieq Syihab menjadi korban penganiayaan oknum TNI Kostrad tersebut tidak benar atau hanya hoax semata. Karena sudah dilakukan pengecekan langsung bagian intelejen atas perintah Gatot.

Kabar Beredarnya Broadcast Habib Rizieq Syihab Dianiaya Kostrad Adalah Hoax !
Copyright ©handout/puspen TNI

Habib Rizieq Syihab dianiaya Kostrad itu hanya hoax,” tegasan dari Gatot.

Tadi pagi, pihak dari Dispen AD melalui akun Facebook resmi juga telah mengklarifikasi kabar yang tidak jelas tersebut. Pihaknya juga menghimbau agar masyarakat pintar untuk memilih dan memilah setiap informasi yang diperoleh. Sehingga nantinya tidak mudah untuk di adu domba.

Rizieq Syihab dipastikan dalam kondisi sehat. Pagi ini dia memenuhi panggilan Bareskrim sebagai ahli dalam kasus dugaan penistaan agama untuk tersangka Ahok. Menurut penelusuran, dua situs judi online asal luar negeri menyebarluaskan isu tersebut sejak 20 November 2016. Dua situs judi online Australia dan Amerika. Hal itulah yang membuat kegaduhan, penyebaran bukan dari dalam negeri, melainkan dari luar negeri.

Cara-cara seperti itu merupakan bagian dari upaya pemecahan belah bangsa. Mengingat Indonesia tengah menghadapi situasi yang sedang memanas di mana aksi turun ke jalan dengan massa yang banyak terus berlangsung. Itu  buntut dari kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok.

“ini sebenarnya untuk memecah belahkan bangsa, dan inilah  salah satu buktinya,” tandasnya.

Hal itu sudah menjadi bukti nyata yang jelas bahwa negara tengah diincar negara lain dalam hal penguasaan sumber daya alam, energi  dan ekonomi. Diharapkan semuanya untuk waspada, karena bukan tidak mungkin negara lain akan menjadikan Indonesia sebagai Arab Springs, namun kekuatan Bhineka Tunggal Ika tetap menjadi pemersatu agar Indonesia tidak pecah belah oleh siapa saja yang ingin merusaknya.

Gatot juga menegaskan Bhineka Tunggal Ika sebagai pemersatu bangsa. “Indonesia milikku, Indonesia milikmu, Indonesia milik kita bersama. itulah Bhineka Tunggal Ika yang diakui sebagai pemersatu bangsa.

Baca juga Berita Terkini: Kasus Dugaan Penghinaan Pancasila Oleh Habib Rizieq Syihab Dilimpapahkan ke Polda Jabar !

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here