Berita Terkini: Ditetapkan Jadi Tersangka, Buni Yani Mengundurkan Diri Sebagai Dosen LSPR !

0
899
Buni Yani
Copyright©merdeka

Ditetapkan Jadi Tersangka, Buni Yani Mengundurkan Diri Sebagai Dosen LSPR !

Indowarta – London School of Publik Relations (LSPR) selaku pihak kampus meminta nama Buni Yani tidak dikait-kaitkan kembali seiring dengan ditetapkannya sebagai tersangka kasus penghasutan terkait SARA yang menimpanya. Karena Buni Yani sudah mengundurkan diri sebagai dosen dari kampus tersebut.

DR Andre Ikhsano selaku Pembantu Umum Ketua I LSPR-Jakarta menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima pengajuan surat pengunduran diri Buni Yani pada tanggal 8 Oktober lalu. Atas dasar itulah akhirnya pihak LSPR kemudian memberhentikan Buni Yani.

Dalam keterangan yang diterima pada Rabu (23/11/2016), Andre menyatakan bahwa tanggal 8 Oktober LSPR telah menyetujui surat yang telah diajukian. Maka berdasarkan surat persetujuan tersebut Buni Yani dinyatakan telah berhenti dari LSPR.

Buni YaniBerita Terkini: Ditetapkan Jadi Tersangka, Buni Yani Mengundurkan Diri Sebagai Dosen LSPR !
Copyright©wartakota

Pihak LSPR juga telah menyampaikan pernyataan melalui akun media sosialnya 11 Oktober 2016 lalu. Di akun tersebut ditegaskan LPSR sebagai institusi pendidikan bebas dari aktivitas politik praktis. Pernyataan dari Buni yani yang akhirnya menyeret jadi tersangka pribadi, dan tidak ada kaitannya dengan LSPR.

LSPR Jakarta juga mengharapkan Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang bisa tetap berjalan dengan baik dan mengedepankan semangat kekeluargaan serta kebersamaan.

Seperti yang masyarakat ketahui, Polda Metro Jaya telah menetapan Buni Yani sebagai tersangka, pengunggah ulang video pidato Ahok di Kepulauan Seribu. Dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik dan penghasut terkait SARA.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono di Mapolda Metro jaya, Rabu (23/11/2016). Hasil dari pemeriksaan konstruksi hukum pengumpulan alat bukti penyidik, dengan bukti permulaan yang cukup Buni Yani akhirnya dinaikkan statusnya jadi tersangka.

Buni yani ditetapa sebagai tersangka setelah diperiksa sebagai terlapor selama lebih kurang Sembilan jam. Diperiksa mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Dalam kasus ini dirinya terancam dijerat Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU 11 Tahun 2008 tentang informasi teknologi dan Transaksi Elektronik tentang penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA.

Kuasa hukum Buni Yani, Aldwin Rahardian menyatakan jika penetapan kliennya sebagai tersangka itu tidak adil, karena kliennya baru pertama kali menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor dalam kasus dugaan pencemaran nama baik dan penghasutan terkait suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

Baca juga Buni Yani Akan Berpotensi Jadi Tersangka Lantaran Sulut Perpecahan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here