Berita Terkini: Lantaran Unggahan Di FB, Akhirnya Buni Yani Ditetapkan Jadi Tersangka Lantaran Uggah Video Ahok !

0
513
Buni Yani
Copyright©viva

Berita Terkini: Lantaran Unggahan Di FB, Akhirnya Buni Yani Ditetapkan Jadi Tersangka Lantaran Uggah Video Ahok !

Indowarta.com– Polda Metro Jaya kini telah menetapkan Buni Yani sebagai tersangka di dalam kasus dugaan SARA setelah mengunggah sebuah video yang memperlihatkan pernyataan dari Gubernur DKI Jakarta Nonaktif yakni Basuki Tjahaj Purnama atau Ahok dengan menyertakan caption yang dinilai bisa menimbulkan rasa kebencian. Status apa itu?

Kabid Humas Polda Metro Jaya yakni Komber Pol Awi Setiyono telah menegaskan bahwa apa yang telah diperbuat oleh Buni Yani ini bukan karena mengunggah sebauh video Ahok tersebut. pada saat gelaran jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta pada hari Rabu 23 November 2016 mengatakan bahwa perbuatan pidana tersebut karena telah menuliskan 3 paragraf kalimat di akun media sosial Fb miliknya.

Awi menyebutkan bahwa yang pertama adalah judul atasnya “Penistaan Terhadap Agama?”. Lalu yang kedua adalah “bapak ibu (pemilih muslim) itu tidak ada kata-kata dalam video kemudian titik titik dibohongi Surat Al Maidah 51 dan “masuk neraka (Juga Bapak ibu)” dilanjutkan dengan dibodohi. Nampaknya akan terjadi sesuatu yang kurang baik dari video ini.

Buni Yani
Copyright©klimg

Awi menerangkan bahwa berdasarkan dari keterangan beberapa saksi dan juga ahli, tulisan yang telah dibuat oleh Yani ini telah memenuhi unsur perbuatan pidana sebagaimana yang telah dimaksud di dalam Pasal 28ayat (2) UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Di dalam pasal tersebut telah menyebutkan bahwa setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atas spermusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, ras, agama dan juga antar golongan atau SARA.

Ancaman hukuman atas tindak pidana tersebut adalah maksimal 6 tahun penjara dan atau denda dengan maksimal sebesar Rp 1 miliar. Awi menegaskan bahwa berdasarkan dari keterangan yang didapat dari para saksi dan ahli, penyidik telah yakin bahwa yang bersangkutan telah melanggar Pasal 28 ayat 2 UU ITE.

baca juga :

Berita Terkini: Ditetapkan Sebagai Tersangka, Keberadaan Eddy Sindoro Masih Dicari Oleh KPK !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here