Berita Terkini: Meski dapat Penggembosan dari Berbagai Pihak, GNPF MUI Akan Tetap Selenggarakan Aksi Shalat Jumat Di Jalan Saat Demo 2 Desember !

0
1615
Demo 2 Desember
Copyright©klimg

Berita Terkini: Meski dapat Penggembosan dari Berbagai Pihak, GNPF MUI Akan Tetap Selenggarakan Aksi Shalat Jumat Di Jalan Saat Demo 2 Desember !

Indowarta.com- Karena dinilai akan mengganggu ketertiban umum, Polri telah melarang adanya aksi sholat Jumat yang akan digelar di jalan protokol Jakarta pada aksi demo 2 Desember mendatang. Walaupun telah mendapatkan larangan dari Polri, GNPF MUI ini telah memastikan akan tetap menggelar sholat jumat di Jalan Protokol tersebut.

Salah satu perwakilan dari GNPF MUI yang juga menjabat sebagai sekjen Front Pembela Islam yakni Novel Bakmukmin melalui sebuah pesan singkat pada hari Rabu 23 November 2016 menyebutkan “Ini sudah zaman merdeka. Alhamdulillah persiapan sedang ditingkatkan karena insya Allah massa dua kali lipat dari kemarin”.

Novel telah menegaskan bahwa pada aksi demo 2 Desember mendatang tetap pada rencana awal yakni dengan menggelar sholat Jumat di jalan protokol Sudirman Thamrin. Walaupun sudah banyak pihak yang telah menghimbau agar tidak menggelar aksi tersebut, mereka tetap teguh pada pendiriannya. Novel mengatakan “Iya kita tetap salat di jalan. Kita tidak terpengaruh atas penggembosan dari Kapolri (Jenderal Tito Karnavian)”.

Demo 2 Desember
Copyright©liputan6

Dalam aksi demo 2 Desember tersebut, Novel telah mengatakan bahwa dirinya akan menjamin tidak ada agenda yang lainnya. Bahkan dirinya berani berjanji FPI akan meningkatkan keamanan untuk mencegah provokator seperti pada aksi sebelumnya yakni pada tanggal 4 November 2016 kemarin.

Novel mengatakan bahwa mereka dalam aksi super damai ini hanya akan melakukan doa, Dzikir, Istigasah dan merayakan bulan kelahiran Nabu Muhammad SAW agar pemerintah mau tindak tegas terhadap penista agama. Dirinya menyebutkan bahwa pada aksi demo 2 Desember ini tidak ada yang menunggangi. Hal ini karena semuanya sudah terkoordinasi dan pihaknya akan menyiapkan pengamanan berangkap-rangkap.

Sementara itu Ketua Kepala Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsudin telah meminta agar sholat Jumat tetap dilakukan di masjid untuk menjaga ketertiban umum. Din menjelaskan bahwa mengganggu ketertiban di masyarakat bukanlah  bagian dari ajaran Islam.

baca juga :

Berita Terkini: Benarkah Ada Agenda Tersembunyi Dalam Seruan Aksi Demo 2 Desember Nanti ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here