Berita Terkini: MUI Akan Paksakan Fatwa Perbolehkan Shalat Jumat Di Jalan Protokol Tanggal 2 Desember ?

0
1160
Berita Terkini: Gus Mus dan PBNU Peringatkan Muslim yang Rencanakan Shalat Jumat Di Jalan Raya !
Copyright ©Pojok Satu

Berita Terkini: MUI Akan Paksakan Fatwa Perbolehkan Shalat Jumat Di Jalan Protokol Tanggal 2 Desember ?

Indowarta.com– Majelis Ulama Indonesia atau MUI akan membuat fatwa mengenai aksi Shalat Jumat Di Jalan Protokol Jakarta pada tanggal 2 Desember 2016. Ketua MUI yakni Ma’aruf Amin pada saat di Rakernas II MUI di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara hari Rabu 23 November 2016 mengatakan bahwa fatwa tersebut pada saat ini masih dalam pembahasan, tidak boleh pernyataan. Fatwa tersebut harus melalui pembahasan terlebih dahulu. Rujukannya harus jelas.

Menurut Ma’aruf, fatwa tersebut berdasarkan pendapat dari para ulama. Ma’aruf mengatakan “Rujukannya harus kita himpun. Boleh atau tidak. Fatwa itu enggak boleh jadi harapan. Kita enggak boleh minta, itu memang ada prosedurnya. Kita harus tunduk pada prosedur itu,”.

Shalat Jumat Di Jalan Protokol
Copyright©elshinta

Ma’aruf sendiri juga telah mengakui pemerintahan yang sah dan menolak makar seiring dengan perkembangan isu demo 2 Desember 2016 yang ditunggangi. Ma’aruf mengatakan bahwa pihaknya telah menolak, menentang dan tidak mentolerir pergantian kekuasaan yang tidak konstitusional.

Karena dalam sistem pemerintahan di Indonesia sudah ada aturan dan ketentuan yang jelas, dia mengatakan bahwa persoalan penolakan makar ini merupakan hal yang penting. Pergantian pemerintah ini harus berganti sesuai dengan regulasi yang telah berlaku. Hal tersebut akan memicu kestabilan negara ini.

Selain itu Ma’aruf juga mengatakan bahwa MUI akan terus meneguhkan nilai kebangsaan dan juga kebinekaan di Indonesia. Ma’aruf mengatakan “Bahwa NKRI adalah final dan kemajemukan adalah keniscayaan yang harus kita pertahankan”.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau (PBNU) sendiri telah mengeluarkan fatwa terkait dengan aksi gelar sajadah dari Semangi hingga ke Bundaran HI. PBNU sendiri menilai bahwa sholat Jumat teresbut tidak sah.

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj pada sela acara kongres XVII Muslimat NU DI Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur pada hari Kamis 24 November 2016 mengatakan bahwa kalau imamnya di Masjid dan makmumnya keluar di jalan tidak apa-apa. Namun apabila dengan sengaja keluar dari rumah mau sholat jumat di jalan, itu yang tidak sah. Mengganggu ketertiban umum dan kepentingan orang lain.

baca juga :

Berita Terkini:Walau Dilarang Kapolri dan Presiden, Aksi Demo2 Desember Akan Tetap Dilaksanakan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here