Berita Terkini: Duit Rp 1.7 M Bukanlah Suap Tapi Gratifikasi Untuk AKBP Brotoseno?

0
1014
Berita Terkini: Duit Rp 1.7 M Bukanlah Suap Tapi Gratifikasi Untuk AKBP Brotoseno?
Copyright ©Tribunnews

Duit Rp 1.7 M Bukanlah Suap Tapi Gratifikasi Untuk AKBP Brotoseno?

Indowarta.com – AKBP Brotoseno, penyidik Bareskrim yang kini menjadi tersangka kasus penerima suap Rp 1,75 miliar saat ini telah beberapa kali menjalani pemeriksaan sebagai tersengka. Saat pemeriksaan perdananya, penyidik Direktorat III Tipikor Bareskrim memberikan puluhan pertanyaan kepada Brotoseno.

Pertanyaan yang diberikan seputar identitas diri, tugas serta tanggung jawab AKBP Brotoseno sebagai Kanit III Subdit III Dit Tipikor Bareskrim, hingga bagaimana kronologi dari penerimaan uang sebesar Rp 1,75 miliar tersebut.

Dalam pemeriksaannya itu, dirinya mengakui menerima uang sebesar 1,75 miliar dari rekannya Kompol DSY yang disebut sebagai titipan dari perantara LMB. Tetapi dirinya belum menjelaskan perihal peruntukan uang itu.

AKBP Raden Brotoseno
Copyright©tempo

Penerimaan uang tersebut terjadi dalam dua tahap, pada pertengahan Oktober dan awal November. Saat itu AKBP Brotoseno akan mengembalikan uang tersebut, tetapi saat dicari Kompol DSY menghilang. Akhirnya Brotoseno diproses Propam.

Saat di tanya Brotoseno mengaku jika uang tersebut adalah gratifikasi, bukan suap dan dirinya hendak mengembalikannya. Namun lebih dulu ditangkap Propam. Untuk saat ini keterangan tersebut akan ditampung, menurut Kabareskrim Komjen Ari Dono.

Setelah itu nanti keterangan tersebut akan didalami, untuk saat ini keterangan akan di tampung terlebih dahulu. Karena nanti masih ada pengembangan dan pemeriksaan saksi, ujar  Ari Dono. Selanjutnya kedepan DI yang namanya juga ikut terseret dalam kasus ini pasti juga akan dimintai keterangan untuk memperjelas kasus tersebut.

Pemeriksaan DI nanti yang dijadwalkan pemeriksaan dari Tipikor. Hingga saat ini penyidik masih terus melakukan penyidikan dengan memeriksa para tersangka dan para saksi, termasuk mengumpulkan barang bukti dan pengusutan kasus ini.

Mantan Wakabareskrim juga tidak mempermasalahkan jika para tersangka kasus ini menyangkal, dikarenakan Polisi tidak akan mengejar pengakuan mereka melainan mencari fakta.

Seperti yang diketahui AKBP Brotoseno ditangkap tim Satgas Saber Pungli dan Paminal polri pada Jumat (11/11/2016). Pada saat itu tim menyita barang bukti berupa uang sebesar 1,75 miliar darinya. Selain itu tim juga menangkap rekan Brotoseno yaitu Kompol DSY dengan barang bukti berupa uang Rp 150 juta.

Perantara pemberi uang yang berinisial LMB dengan barang bukti sisa uang sebesar Rp 1,1 miliar dan pengacara Harris Arthur Haedar selaku pemberi uang. Pemberian uang hampir Rp 3 miliar tersebut diduga suap untuk memperlambat pemeriksaan DI terkait penuntasan penyidikan kasus korupsi cetak sawah Kementrian BUMN 2012-2014 di Ketapang, Kalimantar Barat. Dengan tersangka Direktur PT Sang Hyang Seri, Upik Rosalina Wasrin.

Kasus tersebut sudah disidiki sejak April 2015 dan ditangani oleh AKBP Brotoseno, namun hingga sampai saat ini kasus ini belum dibawa ke pengadilan.saat ini keempatnya sudah ditetapkan sebagai tersangka pemberi dan penerima suap. Mereka di tahan di tempat yang berbeda.

Baca Juga Berita Terkini: Begini Reaksi Angelina Sondakh Usai Dengar Kabar Kekasih AKBP Brotoseno Diciduk KPK !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here