Berita Terkini: Negara Barat Semakin Prihatin dengan Cara Suu Kyi Selesaikan Masalah Rohingya Di Myanmar !

0
1497
Rohingya
Copyright©asiasociety

Berita Terkini: Negara Barat Semakin Prihatin dengan Cara Suu Kyi Selesaikan Masalah Rohingya Di Myanmar !

Indowarta.com– Negara-negara Barat semakin prihatin atas cara pemerintah yakni Aung San Suu Kyi dalam menangani kekerasan di Myanmar. Bahkan pada saat ini Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB yakni Samantha Power telah mengingatkan bahwa pemerintah Myanmar tidak bisa mengatasi krisis itu sendirian.

Power telah menyampaikan bahwa hal tersebut telah disampaikan pada saat pertemuan tertutup Dewan Keamanan PBB yang digelar di markas besar PBB di New York, Amerika Serikat. Power dalam pertemuan tersebut seperti yang telah disampaikan dua diplomat yang hadir di dalam pertemuan itu mengatakan “Antusiasme awal dari komunitas internasional untuk membiarkan Myanmar terus dengan jalur reformasinya sendiri, tampaknya berbahaya saat ini”.

Nicole Thompson yang menjabat sebagai Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan bahwa dirinya telah menilak menyebutkan secara detail apa yang telah dibahas di dalam pertemuan tertutup yang sudah digelar pada tanggal 17 November 2016 kemarin.

Rohingya
Copyright©bbci

Nicole mengatakan bahwa pihaknya kini masih terus mendesak pemerinah untuk melakukan penyelidikan yang kredibel, independent atas peristiwa yang terjadi di  negara bagian Rakhine dan mengulan untuk permintaan pihaknya agar mendapatkan akses secara terbuka.

Pada saat ini sedang marak di Rakhine atas dikerahkannya pasukan militer Myanmar ke wilayah yang menjadi rumah bagi kurang lebih 1 juta warga Rohingya tersebut. Pengerahan pasukan itu telah dilakukan sebagai tanggapan atas serangan terpadu terhadap tiga pos perbatasan pada tanggal 9 Oktober lalu. Pada peristiwa tersebut telah menelan korban sebanyak 9 polisi.

Pemerintah dan juga militer Myanmar sendiri telah menolak tudingan warga dan kelompok HAM bahwa para tentara telah melakukan pelecehan kaum wanit Rohingya. Tidak hanya itu saja, juga telah terjadi pembakaran rumah dan pembunuhan warga sipil selama operasi di Rakhine.

Juru Bicara Kepresidenan yakni Zaw Htay ini telah mengatakan bahwa pemerintah Myanmar langsung merilis berita yang benar untuk mencegah beredarnya penyebaran informasi yang tidak benar. Htay mengatakan bahwa komunitas Internasional salah paham terhadap pihaknya karena para pelobi Rohingya telah menyebarkan berita rekayasa.

baca juga :

Berita Terkini: Aksi Aung San Suu Kyi Bereskan Krisis Rohingya Dinanti Oleh Seluruh Dunia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here