Berita Terkini: KSPI Urungkan Niat, Demo 25 November Tak Jadi Dilakukan?

0
2384
Berita Terkini: Hasil Pantauan FB dan Twitter Temukan Seorang Penyebar Isu Rush Money, Siapa?
Copyright©Wikipedia

KSPI Urungkan Niat, Demo 25 November Tak Jadi Dilakukan?

Indowarta.com – Irjen Boy Rafli Amar selaku Kadiv Humas Polri mengatakan salah satu elemen masyarakat yang berencana akan menggelar aksi demo 25 November 2016 adalah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KPSI) yang di pimpin oleh Said Iqbal.

Boy mendengar salah satu elemen KSPI dari pak Said Iqbal, katanya dalam diskusi Redbons dengan tema Jelang Aksi Damai Jilid III. Tetapi menurut Boy, KPSI akan mengurungkan niatnya untuk menggelar aksi demo tersebut pada Jumat, 25 November 2016. Jika aksi itu jadi, Polri siap untuk memberikan pelayanan pengamanan.

Informasi yang diperoleh terakhir akan mengurungkan aksi untuk hari ini, dan akan mengubah tanggal. Jika dilaksanakan, kita siap memberikan pelayanan, jangan memposisikan kita menjadi antagonis dengan para pengunjuk rasa, karena konteksnya pelayanan kepada publik, ujar Boy.

Demo 25 November
Copyright©bisnis

Seperti yang sudah diketahui, sejumlah ormas akan melakukan demo 25 November 2016. KSPI disebut akan melakukan pada tanggal itu.

Kombes Awi Setiyono menyatakan, untuk sementara ini pihkanya sudah menyiapkan sekitar 5.000 personel Brimob untuk mengantisipasi demonstrasi tersebut. tapi jika 25 November ini tidak ada yang melakukan demo, maka ribuan personel tersebut tidak digerakkan.

Isu adanya demo 25 November bergulir karena awalnya Aksi Bela Islam III direncanakan akan digelar pada tanggal tersebut. Padahal, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI sudah mengundur aksi demo tersebut menjadi 2 Desember mendatang.

Dalam aksi tersebut akan disebar personel di beberapa titik. Awi enggan untuk menyebutkan jumlah personel di masing-masing  titik. Aksi yang akan digelar nantinya akan mendapatkan pengamanan yang ketat.

Karena dalam aksi itu berpotensi berujung pada upaya penggulingan pemerintahan yang sah. Karena terdapat informasi jika nanti akan ada penyusup di balik aksi tersebut dan akan menduduki gedung parlemen Senayan.

Jika aksi tersebut berusaha untuk menjatuhkan atau menggulingkan pemerintahan, itu termasuk pasal makar. Aksi tersebut merupakan lanjutan dari aksi yang  telah di gelar sebelumnya, hal ini terjadi karena menuntut Ahok untuk segera ditahan karena sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan penistaan agama. Akan tetapi aksi tersebut sudah terdapat unsur makar di dalamnya.

Baca juga Berita Terkini: Meski Belum Ada Pemberitahuan Resmi, 18 Ribu Personil Disiagakan Untuk Demo 25 November!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here