Berita Terkini: Hina Gus Mus Di Twitter, Karyawan PT Adhi Karya Langsung Kena SP 3 !

0
1902
Berita Terkini: Hina Gus Mus Di Twitter, Karyawan PT Adhi Karya Langsung Kena SP 3 !
Copyright©Suara Netizen

Hina Gus Mus Di Twitter, Karyawan PT Adhi Karya Langsung Kena SP 3 !

Indowarta.com – Pandu Wijaya seorang karyawan PT Adhi Karya mendapatkan surat peringatan III atau SP3 setelah dirinya menghina KH Mustofa Bisri atau Gus Mus di Twitter. Suret SP3 itu telah dikirimkan oleh PT Adhi Karya kepada Pandu per Kamis (24/11/2016) kemarin. SP3 itu juga telah ditanda tangani oleh Dr Ir Wikrama Wardana MM MPM selaku  Project Manager di PT Adhi Karya.

Di dalam postingan Gus Mus “Kalau benar, wah dalam sejarah Islam sejak zaman Rasulullah SAW baru kali ini ada bid’ah sedemikian besar. Dunia Islam pasti heran.” Pandu berkomentar “Duku gk  ada aspal Gus di padang pasir, wahyu pertama shalat Jumat jga saat Rasulullah hijarah ke Masinah. Bid’ah ndasmu”. Begitulah komentar yang diberikan oleh karyawan PT Adhi Karya tersebut.

karyawan PT Adhi Karya tersebut akhirnya mendapatkan banyak protes dari netizen karena dinilai sangat kasar mamaki seorang ulama. Tidak lama berselang PT Adhi Karya akhirnya memberikan SP3 kepada Pandu Wijaya karena dinilai melakukan pelanggaran berat yang merugikan nama baik perusahaan.

Berita Terkini: Hina Gus Mus Di Twitter, Karyawan PT Adhi Karya Langsung Kena SP 3 !
Copyright©metroislam

Komisaris Utama dari PT Adhi Karya  Fadjroel Rahman menyampaikan permintaan maaf melalui akun Twitternya. Karena salah satu anak buahnya tersebut sudah menghina Gus Mus di Twitter. Dirinya meminta maaf atas nama pribadi dan juga sebagia Komisaris PT Adhi Karya. Karena dirinya menilai jika ucapan anak buahnya yang menghina Gus Mus tersebut sangatlah tidak pantas.

Gus Mus yang merupakan mantan Rois Syuriah NU itu juga telah membalas permintaan maaf tersebut. menurutnya, tidak ada yang perlu untuk dimaafkan. Karena kesalahannya mungkin pandu telah menggunakan bahasa khusus di tempat umum.

Kasus ini bermula saat Gus Mus melakukan kultwit di akun Twitternya. Dirinya berbicara soal rencana Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI melakukan aksi shalat di jalan Protokol Jakarta pada Jumat 2 Desember mendatang. Gus Mus berharap aksi shalat Jumat di jalan itu tidak dilakukan oleh massa karena dinlai merupakan bad’ah besar.

Sebenarnya banyak yang menanggapi cuitan Gus Mus di twitter itu. Ada pihak yang pro dan ada pula pihak yang kontra. Hal itu dinilai sangat wajar.

Baca juga Berita Terkini: MUI Akan Paksakan Fatwa Perbolehkan Shalat Jumat Di Jalan Protokol Tanggal 2 Desember ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here