Mengaku Sudah betah, Xiaomi Indikasikan Bakalan Bertahan Lama Di Indonesia !

0
1202
Xiaomi
Copyright©androidcentral

Mengaku Sudah betah, Xiaomi Indikasikan Bakalan Bertahan Lama Di Indonesia !

Indowarta.com– Vice Presiden dari Xiomi yakni Hugo barra telah memastikan bahwa pihaknya kini tidak akan meninggalkan pasar di Indonesia. Hugo mengatakan bahwa kini pihaknya masih dalam proses untuk memenuhi aturan komponen lokal (Tingkat Kandungan Dalam Negeri – TKDN) yang selama ini telah menghalangi produknya untuk memasarkan smartphone 4G di Indonesia ini.

Pada bulan Oktober 2016 lalu di Beijing Hugo telah mengatakan pada awak media bahwa pihaknya akan segera membawa seri Xiaomi 4G yang selama ini tertahan untuk masuk ke dalam Indonesia. Kemudian tidak berselang lama pada tanggal 4 November 2016 kemarin smartphone Xiaomi dengan nomor model MI 201631 telah tercantum di dalam situs sertifikasi Ditjen SDPPI Kominfo.

Nomor model tersebut merujuk pada seri Redmi 3S yakni veri murah dari Redmi 3 yang sudah diluncurkan pada pertengahan tahun 2016 yang lalu. pada situs sertifikasi SDPPI Ditjen Kominfo itu ponsel Redmi 3 ini sudah berstatus SP3 Balai Uji. Hal itu berarti ponsel tersebut dalam proses uji Kominfo.

Xiaomi

Lalu pada dua pekan setelah itu yakni pada tanggal 15 November 2016 telah muncul lagi dua smartphone Xiaomi di situs Kominfo tersebut. dua smartphone yang muncul di dalam situs Kominfo itu adalah nomor model 2016117 yang merupakan Redmi 4A dan 2016102 yang hingga saat ini masih belum diketahui nama komersilnya.

Dua ponsel tersebut juga berstatus sama dengan Redmi 3S yang kini mempunyai status SP3 Balai Uji. Hal ini berarti ketiga smartphone ini sudah melewati tiga tahap sebelumnya.

SP3 Balai Uji ini berarti menunjukkan dokumen ponsel yang sedang dievaluasi apakah sudah sesuai dengan syarat yang telah ditentukan untuk bisa masuk ke dalam pasar Indonesia atau tidak. Pada tahap ini maksimal akan memakan waktu selama 10 hari. Jika pada tahap tersebut hasilnya adalah positif maka tahap selanjutnya adalah pembayaran atau SP2 dan juga penerbitan sertifikasi.

Situs resmi dari Kominfo tersebu juga telah menyebutkan bahwa manufaktur untuk tiga smartphone Xiaomi yang masih dalam pengujian ini berada di Indonesia. Hal itu artinya proses perakitan ini sudah melibatkan sumber daya di Indonesia.

baca juga :

Menggunakan Bahan Keramik, Xiaomi Mi Mix Punya Ketahanan Lebih Kuat Atau Malah Ringkih ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here