Benarkah Myanmar Sengaja Lakukan Pembersihan Untuk Etnis Muslim Rohingya?

0
1391
Rohingya

Benarkah Myanmar Sengaja Lakukan Pembersihan Untuk Etnis Muslim Rohingya?

Indowarta.com– Seorang pejabat dari Perserikatan Bangsa Bangsa atau PBB telah menyebutkan bahwa pemerintah Myanmar kini sedang melakukan pembersihan etnis terhadap warga Rohingya yang berada di Rakhine. Beberapa kisah mengerikan pun muncul. Berdasarkan berita yang beredar telah disebutkan bahwa telah terjadi Pemerk*saan bergiliran, penyiksaan hingga pembunuhan telah menimpa ribuan warga minoritas Rohingya yang berusaha kabur ke Bangladesh.

Telah disebutkan oleh PBB bahwa kurang lebih ada 30 ribu warga dari Rohingya telah meninggalkan rumah mereka yang berada di Myanmar. Hal ini dilakukan agar mereka selamat dari aksi kekerasan yang hingga saat ini masih terus terjadi. Tentara Myanmar masih terus bergerak di wilayah negara bagian Rakhine yang merupakan tempat tinggal sebagian besar etnis minoritas Rohingya semenjak awal bulan.

Rohingya

Ketua Badan Pengungsi PBB atau UNHCR untuk wilayah kota perbatasan Cox’s Bazar di Bangladesh yakni John McKissick mengtakan kepada awak media bahwa para pengungsi Rohingya ini telah menceritakan bagaimana sesama mereka telah dibunuh, disiksa dan juga dilakukan pemerk*saan wanita. Selain itu juga terjadi pembakaran dan juga penjarahan.

McKissick bercerita “Mereka (tentara Myanmar) membunuh para pria, menembaki mereka, membantai anak-anak, memperkosa wanita, membakar dan menjarah rumah-rumah, memaksa orang-orang ini menyeberangi sungai (ke Bangladesh)”.

Sementara itu untuk terkait dengan pencegahan akan terjadinya krisis manusia, pihak otoritas Bangladesh sendiri telah melawan dorongan Internasional untuk membuka perlintasan perbatasannya. Pihak Bangladesh sendiri malah meminta kepada pemerintah Myanmar untuk lebih banyak bertindak demi mencegah warga Rohingya yang tidak memiliki kewarganegaraan itu untuk masuyk ke wilayahnya.

McKissick mengatakan “Sangat sulit bagi pemerintah Bangladesh untuk membiarkan perbatasan tetap terbuka karena akan mendorong pemerintah Myanmar melanjutkan kekejaman dan mengusir mereka (minoritas Rohingya) keluar hingga mencapai tujuan utama mereka yakni pembersihan etnis minoritas muslim di Myanmar”.

Lalu menanggapi pernyataan tersebut, juru bicara Presiden Myanmar telah memberikan kecamannya. Presiden Myanmar telah mempertanyakan profesionalisme dan juga etika yang seharusnya dipatuhi dan dihormati oleh staf PBB.

baca juga :

Berita Terkini: Negara Barat Semakin Prihatin dengan Cara Suu Kyi Selesaikan Masalah Rohingya Di Myanmar !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here