Berita Terkini: Nama Pandu Wijaya Jadi Bulan-bulanan Publik Sampai Masuk Google Trend Usai Maki-maki Gus Mus !

0
2804
Pandu Wijaya
Copyright©tstatic

Berita Terkini: Nama Pandu Wijaya Jadi Bulan-bulanan Publik Sampai Masuk Google Trend Usai Maki-maki Gus Mus !

Indowarta.com- Seorang netizen yang bernama Pandu Wijaya telah menghina KH Mustofa Bisri atau yang akrab disapa dengan nama Gus Mus melalui akun media sosial Twitter miliknya. Akibat apa yang telah diperbuat tersebut, kini akun yang bernama @panduwijaya telah mendapatkan banyak kecaman dari masyarakat khusunya adalah para warga NU.

Mereka menganggap apa yang telah ditullis oleh Pandu Wijaya ini sangatlah tidak sopan dan juga jauh dari adab mengingat bahwa seorang Gus Mus adalah pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin, Rembang. Gus Mus sangat dihormati oleh banyak orang karena ilmu yang dimilikinya.

Penghinaan yang ditujukan untuk Gus Mus ini berawal ketika Gus Mus telah memberikan pendapatnya melalui akun Twitternya tentang Sholat Jumat di Ibukota yang rencananya akan digelar di jalan raya.

Pandu Wijaya
Copyright©kompas

Melalui akun media sosialnya yang bernama @Gusmusgusmu pada hari Rabu 23 November 2016 dirinya menulis :

  1. Aku dengar kabar di ibu kota akan ada Jum’atan di jalan raya. Mudah2an tidak benar.
  2. Kalau benar, wah dalam sejarah Islam sejak zaman Rasulullah SAW baru kali ini ada BID’AH sedemikian besar. Dunia Islam pasti heran.
  3. Kalau benar, apakah dalil Quran dan Hadisnya? Apakah Rasulullah SAW, para sahabat, dan tãbi’iin pernah melakukannya atau membolehkannya?
  4. Kalau benar, apakah salat TAHIYYATAL MASJID diganti salat TAHIYYATAT THÃRIQ atau TAHIYYATASY SYÃRI’?
  5. Kalau kabar itu benar, kepada saudara2ku muslim yg percaya bahwa aku tdk punya kepentingan politik apa pun, kuhimbau untuk memikirkan hal
  6. ini dg pikiran jernih. Setelah itu silakan anda bebas utk melakukan pilihan anda. Aku hanya merasa bertanggungjawab mengasihi saudaraku.
  7. In uriidu illal ishlãha mãs tatha’tu wamã taufiiqii illa biLlãhil ‘Aliyyil ‘Azhiim…

Terkait dengan tulisan dari Gus Mus yang nomor 2, @panduwijaya memberikan tanggapannya “@gusmusgusmu Dulu gk ada aspal gus di padang pasir, wahyu pertama tentang shalat jumat jga saat Rasulullah hijarh ke madinah. Bid’ah Ndasmu!”.

Sontak hal itu mendapatkan kecaman dari banyak netizen. Namun kini tulisan @panduwijaya tersebut sudah dihapus. Walaupun sudah dihapus kecaman tetap berdatangan. Pencarian pemilik akun @panduwijaya pun telah dilakukan. Setelah itu Banser DKI Jakarta telah mendatangi PT. Adhi Karya yang meruapakan tempat kerja dari Pandu Wijaya untuk melakukan klarifikasi.

Dari pertemuan yang telah digelar itu, kedua belah pihak telah sepakat bahwa pemilik akun Pandu Wijaya akan meminta maaf secara langsung. Walaupun masih belum meminta maaf secara langsung, Pandu sendiri sempat melayangkan permintaan maafnya melalui akun Twitter menggunakan bahasa Jawa “Nyuwun pangapunten atas kesalahan dalem, mugi2 @gusmugusmu lan santriniun maringi ngapunten”.

baca juga :

Berita Terkini: Lewat Status Di FB Gus Mus Meminta Karyawan Pt Adhi Karya yang Hina Dirinya Tak Dipecat !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here