Berita Terkini: Revisi UU ITE Akan Mulai Diberlakukan Hari Ini !

0
780
UU ITE
Copyright©beritasatu

Berita Terkini: Revisi UU ITE Akan Mulai Diberlakukan Hari Ini !

Indowarta.com– Rapat paripurna yang digelar telah mengesahkan revisi UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). UU ini telah resmi berlaku pada hari Senin 28 November 2016 setelah 30 hari pengesahan.

DPR telah mengesahkan revisi UU IT menjadi UU pada tanggal 27 Oktober  2016. Wakil Ketua Komisi I TB Hasanuddin dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta pada hari Kamis 27 November 2016 mengatakan “Pembahasan RUU tersebut berlangsung secara kritis, mendalam dan menyeluruh, di mana fraksi-fraksi menyampaikan pandangan dan pendapatnya terhadap materi RUU tersebut”.

UU ITE
Copyright©liputan6

Dirinya mengatakan bahwa revisi atas UU ini merupakan usulan dari pemerintah yang masuk ke dalam daftar program legitimasi nasional tahun 2015 – 2019. Selain itu hal ini juga merupakan rancangan UU prioritas pada tahun 2016.

Jika digunakan dengan baik, Teknologi dan Informasi ini dinilai akan memberikan manfaat yang sangat besar. Namun apabila salah dalam memanfaatkannya, Teknologi Informasi ini juga akan bisa menimbulkan dampak yang kurang baik. Oleh sebab itu, regulasi yang memadai akan mendesak untuk diadakan.

Pada revisi kali ini, Komisi 1 dan juga pemerintah telah menyetujui revisi UU ITE yang telah menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi. Selain itu juga telah mengakomodasi putusan dari Mahkamah Konstitusi atau MK. Diantaranya adalah tindak pidana pencemaran nama baik di bidang teknologi informasi adalah delik aduan bukanlah merupakan umum.

Dalam revisi UU pada kali ini juga, Sanksi pidana penjara juga ikut diturunkan dari awalnya 6 tahun menjadi paling lama adalah 4 tahun penjara atau dengan denda sebesar Rp 750 juta. TB Hasanuddin mengatakan bawha perubahan ini dianggap penting. Hal ini karena dengan ancaman sanksi pidana penjara 4 tahun pelaku tidak serta merta dapat ditahan oleh penyidik.

Selain itu Komisi 1 dan pemerintah juga telah menyetujui beberapa substansi yang baru. Salah satunya adalah menambahkan ketentuan mengenai kewajiban pemerintah untuk mencegah penyebaran informasi atau dokuman yang memiliki muatan terlarang dalam UU ini.

baca juga :

Berita Terkini: Hasil Tes DNA Umumkan Ario Kiswinar Adalah Anak Biologis, Mario Teguh Ditetapkan Jadi Tersangka?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here