Fokus: Inilah Hal yang Bisa Kita Lakukan Untuk Membantu Muslim Rohingya!

0
966
rohingya
Copyright©Warta kita

Fokus: Inilah Hal yang Bisa Kita Lakukan Untuk Membantu Muslim Rohingya!

Indowarta.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Silahturrahmi Lembaga Dakwah Kampus Solo Raya melakukan aksi solidaritas yaitu penggalangan dana untuk muslim Rohingya, Myanmar. Hal itu dilakukan di tengah kerumunan warga yang sedang berolahraga di Car Free Day Solo pada minggu (27/11) siang. Mereka berjalan kaki mulai Pertigaan Geladak hingga Purwosari.

Alvi Suryani Yusuf selaku Ketua Koordinasi penggalan dana FSLDK Solo Raya mengatakan bahwa tragedi kemanusiaan yang terjadi khususnya pada muslim Myanmar menjadi sebuah alasan pengumpulan dana tersebut. maka dari itu dirinya mengajak warga Solo berempati dan membantu dalam pengumpulan dana itu.

Selain melakukan penggalangan dana, FLSDK bersama Forum Rohis SMA se-Solo Raya juga membuat petisi yang berisi kecaman terhadap kekerasan  dan pelanggaran HAM di Myanmar. Dia mendesak pemerintah Myanmar untuk menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap muslim Rohingya.

Fokus: Inilah Hal yang Bisa Kita Lakukan Untuk Membantu Muslim Rohingya!
Copyright©CNN Indonesia

Selain itu mendesak Presiden Jokowi untuk menghentikan hubungan diplomatis dengan Myanmar jika kekerasan itu masih terus terjadi. Petisi ini sedang disebar, nantinya akan ditandatangani minimal seribu orang agar kuat.

Lebih lanjutnya dia menilai, saat ini masyarakat umumnya pelajar apatis terhadap peristiwa atau kasus kemanusiaan di dunia. Oleh karena itu dalam penggalangan dana tersebut, mereka juga akan melakukan diskusi untuk menyampaikan informasi tentang kasus yang terjadi di Myanmar.

Sementara itu Alvi mengaku juga tidak menargetkan dana bantuan untuk dikirim ke Myanmar. Hasil dari penggalangan itu nantinya akan digabungkan bersama komunitas dan organisasi yang juga melakukan penggalangan dana yang sama.

Tentu kita masih mengingatnya, tahun lalu ribuan muslim Rohingya terdampar di perairan Thailand, Malaysia, dan Indonesia. ketiga negara itu sempat menolak serta membiarakan mereka terombang-ambing dan terpenjara di lautan. Hingga akhirnya Indonesia dan Malaysia menerima mereka.

Itu terjadi setelah dunia internasional mendesak negara-negara ini agar memberikan perlindungan sementara untuk para pengungsi. Selain penggalangan dana yang di lakukan itu, menyikapi krisis kemanusiaan yang terjadi di Myanmar kita juga bisa melakukan empat hal ini.

Pertama, mendesak organisasi internasional untuk aktif memberikan jaminan keadilan dan keamanan bagi etnis minoritas. Kedua, mendesak pemerintahan Suu Kyi untuk segera mengambil tindakan nyata atas nama demokrasi dan kemanusiaan. Tidak di pungkiri kemenangan Suu Kyi dan partainya NLD membawa harapan yang baru bagi etnis Rohingya. Namun hampir setahun pemerintahannya berkuasa, belum ada kebijakan yang signifikan untukmeredam konfik di Arakan.

Ketiga, membantu melalui NGO local yang mengirimkan bantuan ke para pengungsi. Keempat, aktif melakukan kampanye kemanusiaan agar krisis ini menjadi perhatian dunia internasional.

Baca juga Benarkah Myanmar Sengaja Lakukan Pembersihan Untuk Etnis Muslim Rohingya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here