Berita Terkini: Polisi Siapkan Kantong Parkir dan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Aksi 2 Desember Besok Jumat!

0
779
benarkah-ada-agenda-tersembunyi-dalam-seruan-aksi-demo-2-desember-nanti
Kapolri Jenderal Tito Karnavian Copyright©tribunnews

Berita Terkini: Polisi Siapkan Kantong Parkir dan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Aksi 2 Desember Besok Jumat!

Indowarta.com– Polri kini telah menyiapkan lokasi untuk tempat parkit pada saat dilaksanakannya aksi damai 2 Desember. Hal ini telah dilakukan oleh pihak polisi bertujuan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas karena menumpuknya kendaraan massa aksi 2 Desember.

Kadiv Humas Polri yakni Irjen Pol Boy Amar pada saat berada di Mapolda Metro Jaya pada hari Senin 28 November 2016 malam hari mengatakan bahwa nantinya akan ada pengaturan dan juga titik parkir untuk kendaraan yang berasal dari daerah. Selain itu juga akan ada petugas yang akan mengarahkan ke mana mereka akan parkir. Boy menyebutkan bahwa nantinya akan ada tiga tempat parkir yang berada di sekitaran Monas.

Boy mengatakan “Nanti di silang Monas ada tempat drop para penumpang. Di jalur Medan Merdeka Selatan, Merdeka Timur sampai Istiqlal, Lapangan Banteng kemudian cadangannya di Kemayoran. Jadi itu tempat kantong parkir yang disiapkan”.

aksi-demonstran
Copyright ©tribunnews

Boy juga meminta kepada para pengemudi mobil yang akan ditumpangi massa agar mengikuti arahan dari petugas yang berada di lapangan untuk mencegah adanya penumpukan kendaraan. Boy menyebutkan pada nantinya kendaraan ini akan dikelompokkan berdasarkan dari asal daerah mereka masing-masing sesuai degnan jalur terdekat menuju ke jalur pulang ke daerah masing-masing.

Boy mengatakan bahwa pihaknya akan menyiapkan rekayasa lalu lintas di jalur yang akan dlintasi oleh massa. Tidak hanya itu saja, polisi juga akan menutup beberapa ruas jalan. Boy mengatakan “Depan istana pasti (ditutup) karena tidak bisa dilintasi. Demikian juga dari Medan Merdeka Barat sampai depan Istana itu nanti dilewati kendaraan secara terbatas”.

Aksi 2 Desember ini merupakan aksi lanjutan dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI atau yang disebut dengan nama GNPF MUI yang pada sebelumnya sudah dilakukan pada tanggal 4 November 2016 kemarin. Hal ini dilakukan bertujuan untuk mengawal proses hukum kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Gubernur DKI Jakarta nonaktif yakni Ahok.

baca juga :

Berita Terkini: Dinilai Sebarkan Pesan Provokasi, Kemkominfo Blokir Website Habibrizieq.com !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here