Berita Terkini: Bantuan Palestina Dalam Kebakaran Israel Kurang Diberi Apresiasi?

0
2719
Copyright ©Okezone

Bantuan Palestina Dalam Kebakaran Israel Kurang Diberi Apresiasi?

Indowarta.com – Kementerian Luar Negeri Otoritas Palestina (PA) kesal dengan Israel yang mereka sebut kurang mengapresaiasi bantuan petugas pemadam kebakaran dari Palestina. Menurutnya kementrian itu, Israel telah mengapresiasi bantuan yang berasal dari negara-negara asing dan terkesan mengecualikan Palestina.

Meskipun kesal, kementrian itu tidak memungkiri sikap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang Sabtu malam menelpon Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas untuk menucapkan terima kasih atas pengiriman delapan truk pemadam kebakaran serta puluhan petugas pemadam kebakaran untuk mengatasi kebakaran Israel.

Menurut Kementerian Luar Negeri Otoritas Palestina , keputusan Palestina untuk membantu dalam upaya memadamkan kebakaran Israel dilakukan sejalan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan, sesuai dengan aturan dan kewajiban, dan tidak dengan harapan menerima imbalan dari pemerintah Israel.

Berita Terkini: Bantuan Palestina Dalam Kebakaran Israel Kurang Diberi Apresiasi?
Copyright©viva

Menurut kementrian tersebut, sikap Israel yang mengecualikan Palestina saat mengapresiasi bantuan negara-negara asing telah mengecewakan. Hari Minggu, Kementrian Luar Negeri Israel menerbitkan pengumuman di media sosial berisi tentang ucapan terima kasih kepada negara-negara asing yang membantu Israel mengatasi kebakaran Israel yang hebat yang melanda wilayah Israel utara dan tengah.

Dalam pengumumannya itu, apresiasi yang diberikan Israel kepada Palestina sangat kecil. Sedangkan kepada Negara-negara asing lainnya seperti Amerika Serikat, Yunani, Prancis, Turki dan lainnya digambarkan sangat besar termasuk dengan ilustrasi warna-warni pesawat dan bendera masing-masing setiap negara.

Kementerian Luar Negeri Palestina merasa kesal, dirinya menganggap pesan itu memalukan dan tidak benar mewakili partisipasi petugas kebakaran Palestina. Ini merupakanupaya untuk memangkas peran kemanusiaan dari negara Palestina di dunia.

Selain itu, Palestins juga mengimbau masyarakat Internasional untuk bersikap tegas dan tidak memungkinkan Israel untuk memanipulasi bencana alam untuk mengendalikan tanah-tanah di wilayah Palestina.

Seperti yang sudah diketahui dalam kebakaran Israel yang melanda beberapa wilayah itu, setidaknya 130 jiwa terluka lantaran menghirup asap. Namun tidak ada yang mengalami luka yang serius hingga mengancam jiwa. Rusia, Turki, Yunani, Italia, Kroasia, dan Siprus sebelumnya sudah sepakat untuk mengirimkan sepuluh pesawat ke Israel untuk membantu memadamkan api.

Bencana tersebut merupakan peristiwa terburuk sejak 2010. Saat itu Israel mengalami kebakaran tunggal yang mematikan dalam sejarah. Api terus berkobar Selama empat hari dan menewaskan 42 orang.  Dalam kebakaran kali ini, sejumlah pihak meyakini jika bencana ini bermuatan politis dan disengaja.

Baca juga Berita Terkini: Kebakaran Israel Sudah Terkendali, Perdana Menteri Lontarkan Terima Kasih Untuk Palestina!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here