Berita Terkini: Mendagri Persilahkan PNS Ikut Aksi 2 Desember di Monas!

0
1184
Berita Terkini: Mendagri Persilahkan PNS Ikut Aksi 2 Desember di Monas!
Copyright ©Tribunnews

Mendagri Persilahkan PNS Ikut Aksi 2 Desember di Monas!

Indowarat.com – Tjahjo Kumolo selaku Menteri Dalam Negeri menyambut dengan baik rencana aksi unjuk rasa dengan agenda zikir, tausiah, doa bersama dan ditutup dengan shalat Jumat di lapangan silang Monas pada 2 Desember nanti.

Tjahjo juga mempersilahkan semua pihak yang ingin mengikuti aksi 2 Desember trersebut. Termasuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dia mengatakan doa bersama tidak masalah, dia mempersilahkan TNI, PNS, Kepolisian, untuk berbaur. Karena itu merupakan doa untuk bnagsa dan Negara.

Menurutnya keikutsertaan sejumlah PNS dalam aksi 2 Desember tidak akan mengganggu kinerja. Dalam kesempatan itu Mendagri mengimbau, bagi warga di daerah yang ingin mengikuti aksi serupa tidak perlu datang ke Jakarta. Karena warga di luar Jakarta bisa menggelar aksi serupa di daerahnya masing-masing.

Berita Terkini: Mendagri Persilahkan PNS Ikut Aksi 2 Desember di Monas!
Copyright ©Merdeka

Karena lebih baik mengadakan di daerah masing-masing daripada buang-buang uang untuk ke Jakarta, khawatir jika terjadi apa-apa di jalan. Jika ingin doa bisa dilakukan di daerahnya masing-masing tidak apa-apa.

Aksi 2 Desember oleh GNPF-MUI digelar untuk menuntut proses hukum terhadap Ahok dalam kasus dugaan penistaan agama. Kepolisian RI sendiri sudah memberikan izin dengan aturan aksi tersebut dilakukan di Monas, jika kurang disiapkan di jalan Merdeka Selatan.

Rencananya unjuk rasa akan dimulai pukul 08.00 WIB dan akan diakhiri dengan shalat Jumat bersama. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sebelumnya juga telah mengumumkan akan menggelar aksi Mogok Nasional pada hari itu.

Mogok Nasional itu akan dilakukan dalam bentuk unjuk rasa di 20 Provinsi dan 250 Kabupaten/ Kota. Presiden KPSI, Said Iqbal mengklaim aksi tersebut akan melibatkan hampir satu juta buruh di Indonesia. menurutnya lebih dari 200 ribu buruh di wilayah Hakarta, Bogor, depok, Tangerang, Bekasi dan Karawang akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana dengan titik kumpul di bundaran HI.

Adapun tuntutan yang diberikan dalam aksi Mogok Nasional itu, yakni meminta pencabutan PP Nomor 78 Tahun 2015, menaikkan upah Minimum Provinsi/ Upah Minimum Koyta (UMP/UMK) sebanyak 15 hingga 20 persen.  Mereka juga meminta polisi untuk memenjarakan Ahok dalam kasus dugaan penistaan agama.

Baca juga Berita Terkini: Polisi Siapkan Kantong Parkir dan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Aksi 2 Desember Besok Jumat!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here