Berita Terbaru : Hebohkan FB, Equil Harganya 8x Lipat Air Mineral Biasa Justru Disangka Minuman Haram ?

0
3742
equil
Copyright©nusantara.com

Minimnya Pengetahuan Tentang Equil Tanda Kesenjangan Sosial Masih Tinggi !

Indowarta.com– Air Mineral Equil hebohkan Facebook atau FB. Padahal merek Equil ini termasuk merek lokal. Hanya saja diperuntukkan pada acara- acara khusus dan  dikonsumsi orang – orang tertentu. Sehingga lumrah jika publik belum familiar dengan minuman berbotol hijau ini.

Berawal dari postingan di sebuah grup, akun atas nama Jack menuliskan “biar foto yang berbicara…atas ketidak adilan yang terjadi di Indonesia. Acara minum2 Mi*as bersama akibat sering gaul sama aHOK. Hukum hanya tajam ke bawah tumpul ke atas.

Di bawah tulisan tersebut, nampak foto Tito Karnavian, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Ketua Steering Committee Turnamen Piala Presiden 2015 Maruarar Sirait. Mereka nampaknya tengah mengobrol santai.

Rupanya pendapat Jack salah. Equil yang disangka adalah Miras nyatanya air mineral biasa. Dilihat dari sejarahnya, Equil diproduksi pertama kali pada tahun 1998 di kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dari segi rasa, Equil lebih segar dibanding air mineral lainnya.

equil
Copyright©detik

Oleh karena itu, banyak konsumen mengonsumsinya untuk kebutuhan terapi. Jangan heran jika air ini harganya bisa mencapai 4x lipat air biasanya. Jika ditemui di warung atau minimarket, harga air mineral kemasan 380 ml adalah dua ribu rupiah atau lebih. Namun untuk equil sendiri harganya mencapai tujuh belas ribu rupiah.

Sementara itu di media sosial FB dan twitter masih ramai mendebatkan bahwa botol air mineral Equil disangkanya adalah minuman beralkohol. Memang tampak sekilas botol berwarna hijau seperti minuman haram. Desain botol Equil ini sengaja didesain sedemikian rupa agar menarik konsumen. Karena pada saat itu meski merek lokal, tapo peminat terbanyak adalah orang Eropa.

Maraknya pembahasan tentang equil, netizen beranggapan kasus ini membantu equil semakin tenar. Tanpa membutuhkan biaya marketikng lebih banyak. Tak jarang salah persepsi ini akibat kesenjangan sosial yang masih tinggi. Dimana minuman berbotol kaca ini hanya disuguhkan untuk kalangan pejabat bukan masyarakat umum.

baca juga:

Berita Terkini: Kejagung Masih Teliti Mendalam, Berkas Perkara Ahok Belum P21 !

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here