Berita Terkini: Munculnya Ustadz Online yang Semakin Merebak Membuat MUI Waspada !

0
1253
MUI Janji Akan Cabut Izin Perusahaan yang Paksakan Karyawan Muslim Pakai Simbol Natal !
Copyright ©Liputan6

Munculnya Ustadz Online yang Semakin Merebak Membuat MUI Waspada !

Indowarta.com – Akhir-akhir  ini marak sekali beredarnya ustadz online di berbagai media masa yang banyak menghebohkan netter. tidak sedikit dari ustadz tersebut yang memberikan dakwah dengan memberikan sedikit bumbu yang memprovokasi.

Kehadiran ustadz online itu menarik perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus Panglima TNI Jendral gatot Nurmantryo. Ketua  Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil nafis mengatakan, kalau da yang mengatasnamakan diri sebagai ustadz tetapi tidak beradab dan provokatif pasti itu bukan sikap ustadz atau ulama.

Cholil juga meminta masyarakat untuk lebih waspada dan hati-hati dalam menyerap informasi yang disebarkan melalui media sosial, terlebih lagi jika ada kaitannya dengan pengetahuan. Kalau sudah jelas pemberi pesannya, lalu teliti guru dan mazhabnya. Maka menyelesaikan ilmu ini tentang kesesuaiannya dengan masalah yang sedang terjadi.

Berita Terkini: Munculnya Ustadz Online yang Semakin Merebak Membuat MUI Waspada !
Copyright ©Hallo Indo

Sementara itu ,Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo juga meminta masyarakat untuk waspada dan bijaksana dalam menggunakan gadget. Pasalnya, saat ini banyak oknum ustadz online yang tanpa belajar ilmu agama tapi mudah untuk berfatwa. Oknum yang seperti itulah yang berpotensi untuk memprovokasi masyarakat.

Gatot juga mengatakan sekarang ini berbahaya karena banyak ustadz-ustadz sosmed. Tidak kuliah. Tidak perlu kuliah, yang penting buka internet lalu dengan menyadurnya dengan ayat Al-Quran, adinda, kakanda.

Gatot menilai kicauan para ustadz online menjurus pada provokasi. Hal itu terlihat sangat berbanding terbalik dengan ustadz sungguhan yang sering menebar kebaikan dan kesejukan dengan memberikan ilmu yang lengkap.

Senada dengan koleganya, Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian yang juga pernah mencium hal serupa. Dirinya juga telah mengancam akan menjebloskan para pelaku provokativ dan penyebar berita hoax ke penjara.

Saat ini revisi UU Nomor 11 Tahun 2008 yang mengatur tentang ITE sudah diberlakukan mulai senin kemarin.revisi itu untuk mengubah bebrapa pasal, mulai dari pasal penghinaan, penegasan delik hingga pengurangan masa hukuman.

Tetapi meskipun lebih bersahabat, UU ITE ini tetap keras terhadap penyebar berita bohong di media sosial, jeratan hukuman tetap mengancam siapa saja yang menyampaikan informasi yang tidak benar serta tanpa adanya bukti yang konkret.

Baca Juga Fatwa MUI: Shalat Jumat Sah Diluar Masjid, Selama Berada Di Pemukiman !

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here