Berita Terkini: Divonis Seumur Hidup, Brigjen Teddy Masih Mikir-mikir!

0
3881
Berita Terkini: Divonis Seumur Hidup, Brigjen Teddy Masih Mikir-mikir!
Copyright ©MEDANSATU

Divonis Seumur Hidup, Brigjen Teddy Masih Mikir-mikir!

Indowarta.com – Brigjen Teddy Hernayadi divonis hukuman penjara seumur hidup oleh majelis Pengadilan Militer II Jakarta. Brigjen Teddyyakni melakukan tindakan korupsi anggaran Kementerian Pertahanan (Kemham) tahun 2010-2014 puluhan miliar rupiah.

Awalnya Brigjen Teddy mendengarkan vonis dengan berdiri. Namun setelah tiga jam berlalu, majelis hakim yang diketuai oleh Brigjen Deddy Suryanto memerintahkan Teddy untuk duduk di kursi terdakwa. Sidang yang sudah dimulai sejak pukul 10.20 WIB itu baru selesai pukul 14.00 WIB. setelah mebacakan puluhan lembar berkas putusan, majelis akhirnya membacakan puncak proses hukum tersebut.

Brigjen Deddy membacakan tuntutan jaksa dalam sidang terbuka untuk umum yang berisi menjatuhkan pidana penjara seumur hidup. Duduk sebagai anggota majelis yaitu Brigjen Hulwani dan Brigjen Weni Okianto.

Berita Terkini: Divonis Seumur Hidup, Brigjen Teddy Masih Mikir-mikir!
Copyright ©Okezone

Mendengar vonis yang dibacakan itu, Brigjen Teddy tegar dan bersikap biasa. pada awalnya dirinya menerima, tetapi kemudian ditegaskan kembali oleh majelis hakim.selanjutnya dia menjawab pendek, “Saya pikir-pikir.”

Setelah sidang ditutup, Brigjen Teddy kemudian dikawal Provos untuk meninggalkan ruang sidang dan kembali menuju tahanan POM AD.

Vonis itu merupakan vonis terberat yang dijatuhkan kepada jenderal aktif dalam kasus korupsi. Untuk sipil, baru ada dua yang menghuni penjara selama sumur hidup. Yaitu mantan ketua dari Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar yang terlibat kasus jual beli perkara putusan pilkada. Dan yang satunya adalah pembobol Bnak BNI Adrian Waworuntu. Mereka berdua kini menghuni LP Sukamiskin, Bandung.

Korupsi yang dilakuykan Teddy dilakukan saat berpangkat sebagai colonel dengan tugas sebagai Kepala Bidang Pelaksanaan Pembiayaan Kemhan 2010-2014. Ternyata dalam posisinya itu dirinya menyelewengkan miliaran anggaran di kemhan ke kantong pribadinya.

Sebelum diberitakan, Panglima TNI pada Desember 2013 mempromosikan Teddy sebagai Direktur Keuangan Mabes TNI AD dengan pangkat jendral bintang satu. Namun baru dua tahu ia menduduki jabatannya itu, Inspektorat Jendral Kemenhan mengendus kejanggalan yang dilakukan olehnya.

Teddy diduga menerbitkan surat tanpa izin dari atasannya. Saat ini dirinya harus berdiri mendengarkan vonis atas perbuatannya menyelewengkan anggaran pembelanjaan alutsista sebesar USD 12 juta. Dengan hukuman penjara seumur hidup, maka dirinya harus menghuni penjara hingga meninggal dunia.

Baca Juga Berita Terkini: Kabar Nusron Wahid Siap Diludahi Jika Aksi 12 Desember Lebih Dari Seribu Orang Adalah Hoax !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here