Berita Terkini: Awas, Jakarta Harus Siap Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor!

0
638
Berita Terkini: Awas, Jakarta Harus Siap Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor!
Copyright ©Merdeka

Awas, Jakarta Harus Siap Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor!

Indowarta.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta saat ini tengah bersiap menghadapi cuaca ektrim yang berpotensi menyebabkan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor. Puncak dari cuaca ekstrim ini diperkirakan terjadi pada bulan Januari-Februari 2017 nanti.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Kementerian ESDM sebelumnya juga telah mencatat tujuh kecamatan yang berada di Jakarta yang rawan terhadap pergerakan tanah yang berpotensi tanah longsor.

Lima kecamatan di Jakarta Selatan itu adalah Pesanggrahan, Jagakarsa, Kebayoran Lama, Cilandak, serta Pasar Minggu. Sedangkan di Jakarta Timur ada Kramat jati dan Pasar Rebo yang juga tercatat sebagi daerah yang rawan terhadap pergerakan tanah. Potensi gerakan tanah menengah yang dimiliki wilayah itu dapat terjadi jika curah hujan sedang di atas normal, terutama daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan, atau jika lereng mengalami gangguan.

Berita Terkini: Awas, Jakarta Harus Siap Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor!
Copyright ©Tempo

Sebelumnya longsor terjadi di wilayah Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Hal itu diakibatkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi pada Agustus 2016 lalu.Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Selatan, Danang Santoso mengatakan Jakarta Selatan merupakan wilayah yang paling rawan terhadap bencana banjir dan tanah longsor. Dirinya mengimbau kepada warga melakukan sejumlah hal ketika terjadi banjir.

Pertama, jangan panik dan segera datang ketempat pengungsian yang telah disediakan serta membawa barang yang sangat diperlukan saja. warga bisa mengikuti imbauan dari pemerintah, baik kelurahan atau kecamatan, jika sudah diimbau melalui speaker masjid, segera evakuasi ke titik-titik yang telah ditentukan.

Danang menyesalkan masih banyak warga yang tetap betahan dirumahnya saat banjir. Saat warga memilih untuk bertahan, maka tidak ada yang bisa dilakukan untuk memaksa evakuasi. Evakuasi diutamakan untuk anak-anak, perempuan hamil, lansia, juga orang sakit. Dirinya juga mengimbau agar peralatan elektronik serta surat-surat berharga diletakkan ditempat yang aman.

Selain itu Danang juga meminta masyarakat menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungannya. Sebab sering kali genangan timbul akibat kesengajaan masyarakat mencemari sungai dan saluran air tersumbat oleh sampah yang menumpuk. Selain imbauan untuk tidak membuang sampah sembarangan masyarakat juga diimbau untuk tidak membangun rumah maupun warung di atas saluran air, dan membersihkan saluran air secara berkala.

Pihaknya bersyukur kini ada petugas PPSU di kelurahan dan kecam,atan yang bertugas memberishkan saluran air. Mereka bersiaga dan akan turun langsung jika hujan deras terjadi dan berpotensi bencana banjir.

Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono juga mengeluarkan Instrusi Gubernur tentang kesigapan dan pengendalian potensi ancaman genangan, angina putting beliung, dan demam berdarah.

Baca Juga Berita Terbaru: Tolak Undangan Mario Teguh , Ario Kiswinar Merasa ‘Ada Jebakan’ !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here